Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dipanggil KPPU soal Rangkap Jabatan, BUMN Bela Bos Garuda

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 29 Juli 2019 |17:42 WIB
Dipanggil KPPU soal Rangkap Jabatan, BUMN Bela Bos Garuda
KPPU Soal Rangkap Jabatan Garuda Indonesia (Foto: Giri/Okezone)
A
A
A

Guntur menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Hambra menjelaskan alasannya mengapa harus mengangkat tiga komisioner untuk merangkat jabatan di Sriwijaya Air yang merupakan anak usaha dari Garuda Indonesia. Alasan utamanya adalah karena Kementerian BUMN ini akan mengalami kerugian lebih besar jika jajaran komisarisnya berasal dari eksternal Garuda Indonesia ataupun perusahaan BUMN lainnya.

“Antara Sriwijaya dan lain-lain dalam proses ada hal kalau tidak diambil kebijakan akan merugikan BUMN,” ucapnya.

Setelah mendengarkan hal tersebut, pihaknya belum bisa memutuskan apakah ditemukan pelanggaran rangkap jabatan. Sebab masih akan dilanjutkan ke dalam tahap selanjutnya terlebih dahulu sebelum akhirnya diputuskan dalam sidang putusan.

“Masih jadi pembahasan, jadi kami belum pastikan. Tapi kita sudah panggil, masih dalam proses,” ucapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement