nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalbar Dapat Jatah 5 Proyek Strategis Nasional

Senin 29 Juli 2019 22:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 29 320 2085123 kalbar-dapat-jatah-5-proyek-strategis-nasional-AUHMxZPInf.jpeg (Foto: Dok. Kementerian BUMN)

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengharapkan dukungan dari masyarakat Kalbar untuk ikut menyukseskan lima proyek strategis pembangunan nasional yang akan dikerjakan di provinsi itu.

"Ada lima proyek strategis nasional yang akan segera dilaksanakan di Kalbar. Untuk itu kita mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kalbar khususnya untuk proses pembebasan lahan agar pembangunan ini bisa terlaksana dengan baik," kata Sutarmidji seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (29/7/2019).

 Baca Juga: 31 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp276,4 Triliun Rampung Tahun Ini

Kelimanya, pembangunan PORR dan Jembatan Kapuas 3 di Kabupaten Kubu Raya-Mempawah, Jembatan Sungai Besar di Sambas, Duplikasi Jembatan Kapuas 1 di Pontianak, Jalan Paralel Perbatasan dan Pembangunan jalan tol Pontianak-Singkawang.

Menurutnya, dari hasil rapat yang baru saja dilaksanakan bersama Balai pelaksanaan Jalan Nasional XX dan PU Kalbar, diketahui, pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran untuk rencana pembangunan itu.

"Tinggal bagaimana kesiapan kita untuk melaksanakannya karena semua tergantung pemerintah daerah lagi. Makanya saya akan segera minta pemerintah kota yang daerahnya menjadi lokasi pembangunan ini bisa menangkap peluang ini," tuturnya.

 Baca Juga: Proyek Strategis yang Ditunda, Menko Darmin Sebut Bukan Prioritas

Dia mencontohkan, untuk pembangunan Jembatan Kapuas 3 dan Duplikasi Jembatan Kapuas I anggarannya sudah disiapkan dimana untuk Jembatan Kapuas 3 diperkirakan anggarannya mencapai Rp1,3 triliun dan duplikasi Jembatan Kapuas I anggaran yang diperkirakan mencapai Rp563 miliar, dananya sudah disiapkan Pemerintah Pusat.

"Sekarang tinggal bagaimana upaya kita membebaskan lahan untuk pembangunan tersebut. Untuk itu saya minta kepada masyarakat yang lahannya terkena pembangunan untuk bisa mendukung program ini, jangan sampai malah menaikkan harga untuk penggantian lahannya," katanya.

Dalam waktu dekat, katanya, dirinya akan melakukan pertemuan dengan beberapa kepala daerah yang masuk dalam program ini, agar prosesnya pembangunannya bisa segera berjalan.

"Demikian juga untuk pembangunan tol Pontianak-Singkawang, ini juga sudah disetujui oleh pemerintah pusat. Bahkan sudah ada investor yang siap untuk membangun jembatan ini, namun kita akan melihat perkembangannya lebih jauh, yang jelas kita akan realisasikan rencana pembangunan ini karena memang sudah menjadi kebutuhan untuk mempercepat pembangunan di Provinsi ini," kata Sutarmidji.

1
2

Berita Terkait

Infrastruktur

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini