nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pinjaman Online Ilegal Bisa Dijerat Sanksi Pidana

Rabu 31 Juli 2019 14:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 31 320 2085900 pinjaman-online-ilegal-bisa-dijerat-sanksi-pidana-TOnPg3wWcM.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan layanan pinjaman uang melalui daring (fintech lending) yang beroperasi secara ilegal bisa dijerat dengan sanksi pidana.

"Fintech P2P lending ilegal tidak di bawah pengawasan OJK, sehingga sanksi yang diberikan ada sanksi pidana dalam hal terdapat tindak pidana," ujar Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

 Baca Juga: Fintech Ilegal Menjamur Capai 1.087 Perusahaan Dalam Setahun

Untuk itu, Tongam mendorong masyarakat agar jangan ragu-ragu untuk berperan serta memberikan efek jera kepada fintech lending ilegal dengan melaporkan oknum-oknum tak bertanggung jawab tersebut kepada Polri.

Sejauh ini langkah antisipasi yang diambil Satgas Waspada Investasi OJK terhadap fintech lending yang bermasalah adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat untuk berhati - hati.

 Baca Juga: Hati-Hati, Fintech Ilegal Masih Berkeliaran

Satgas Waspada Investasi terus memberikan informasi kepada masyarakat baik melalui sosialisasi maupun media, serta mengimbau masyarakat untuk memilih fintech lending yang berizin atau terdaftar di OJK dengan cara mengecek di website resmi OJK.

 Fintech

Selain itu OJK juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memonitor secara rutin melalui patroli siber.

Secara berkala, OJK juga menyampaikan konfirmasi fintech ilegal yang tidak terdaftar di OJK berdasarkan informasi yang diterima dari hasil patroli siber tersebut.

"OJK juga menyampaikan laporan informasi kepada Polri secara berkala untuk dilakukan penegakan hukum," kata Tongam.

Sebelumnya diberitakan Satuan Rekrim Polres Kota Surakarta menyelidiki kasus warga Solo yang menjadi korban pencemaran nama baik oleh perusahaan layanan fintech pinjaman online ilegal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini