Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DKI, Jabar hingga Sebagian Jateng Blackout, Manajemen PLN Diminta Taubat Nasuha

Ade Putra , Jurnalis-Selasa, 06 Agustus 2019 |11:52 WIB
DKI, Jabar hingga Sebagian Jateng <i>Blackout</i>, Manajemen PLN Diminta Taubat Nasuha
Foto: Okezone
A
A
A

PONTIANAK - Area Jabodetabek, serta sebagian Banten, Jawa Barat (Jabar), hingga Jawa Tengah (Jateng) mengalami blackout atau kondisi listrik padam sejak Minggu (4/8/2019) siang selama lebih dari 8 jam. Hal itu menyebabkan aktivitas warga terganggu.

 Baca Juga: Kebakaran Dekat Tiang Sutet, Bakal Ada Pemadaman Listrik Lagi?

Blackout ini menjadi sorotan Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman. Menurut dia, kejadian mati lampu alias blackout se-Jakarta dan daerah lain ini semakin menunjukkan bahwa manajemen PLN sangat bobrok.

"Maka dari itu, pejabat-pejabat PLN harus taubatan nasuha. Karena dosa mereka sangat besar kepada masyarakat Jabotabek," tegas Maman kepada Okezone, Selasa (6/8/2019).

 Baca Juga: Sistem Kelistrikan di Jakarta, Banten dan Jawa Barat Sudah Normal

Dia mengatakan, sebetulnya masalah yang hampir serupa bukan hanya di Jabotabek saja. Tapi di seluruh Indonesia. Dengan begitu, dia berpendapat bahwa manajemen dan pengelolaan PLN betul-betul tidak memiliki perencanaan dan upaya antisipasi keadaan seperti yang terjadi di Jabotabek saat ini.

"Kerugian yang ditanggung bukan hanya sosial tetapi juga perekomian. Karena ibukota lumpuh total dan MRT pun mati. Kemudian aktivitas rumah tangga, ekonomi dan lain-lain," katanya.

 Presiden Jokowi Minta PLN Segera Bereskan Soal Matinya Listrik secara Massal

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement