nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Terus Merosot, Kembali Era Minyak Murah?

Kamis 08 Agustus 2019 07:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 08 320 2089178 harga-terus-merosot-kembali-era-minyak-murah-PRn9QgYCAp.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

NEW YORK - Harga minyak anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), dengan kedua tolok ukur minyak mentah merosot lebih dari USD2,5, karena pasar terguncang oleh lonjakan persediaan AS yang tak terduga di tengah kecemasan berkelanjutan atas surutnya permintaan energi global.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September jatuh USD2,54 menjadi menetap pada USD51,09 per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga: Jangan Terkecoh Era Harga Minyak Murah, Cek Risikonya!

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober merosot USD2,71 menjadi ditutup pada USD56,23 per barel di London ICE Futures Exchange.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, selama pekan yang berakhir 2 Agustus, persediaan minyak mentah komersial AS naik 2,4 juta barel dari minggu sebelumnya.

  Baca Juga: Arab Saudi Berjuang Atasi Era Harga Minyak Murah

Dengan 438,9 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada sekitar 2% di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini.

Lebih khusus lagi, impor minyak mentah AS rata-rata 7,1 juta barel per hari (bph) pekan lalu, menandai kenaikan 485.000 barel per hari dari minggu sebelumnya.

Investor juga terus mengawasi ketegangan yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat, yang telah mengurangi sentimen investor dan memicu kekhawatiran atas melemahnya permintaan energi global. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Sebuah surat dari Iran, yang meminta PBB untuk menekan balik terhadap sanksi-sanksi baru AS, "sedang diedarkan ke Dewan Keamanan," seorang juru bicara PBB.

Dia menambahkan kepala PBB menyerukan kepada semua pihak untuk menghindari tindakan yang akan meningkatkan situasi yang sudah sangat tegang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini