"Memberikan informasi tepat waktu dan akurat kepada AEMO sangat penting untuk memastikan keamanan sistem kelistrikan serta keefektifan pasar energi eceran," katanya.
Dalam pernyataannya kepada Bursa Efek Australia, perusahaan pemasok energi ternama AGL menilai tuduhan terhadap mereka bersifat sangat teknis.
AGL menyatakan tidak menerima kesimpulan AER dan siap untuk membela diri di pengadilan.
AGL mengakui dampak pemadaman listrik terhadap masyarakat dan bisnis, namun menyalahkan faktor bencana sebagai penyebabnya.
Pemadaman listrik bervariasi mulai dari yang hanya beberapa jam di sebagian daerah hingga beberapa hari di daerah lainnya. Perkiraan kerugian mencapai USD367 juta.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.