JK Ingatkan Sri Mulyani soal Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahun

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 09 20 2089917 jk-ingatkan-sri-mulyani-soal-siklus-krisis-ekonomi-10-tahun-ZY2joCqoys.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Biro Humas Kementerian Panrb)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengingatkan Menteri Koordnator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenai krisis ekonomi 10 tahunan.

Menurut JK, krisis ekonomi 10 tahunan masih terjadi hingga sekarang. Bahkan siklus krisis ekonomi bisa saja terjadi di masa-masa mendatang.

Baca Juga: Ekonomi Kuartal II-2019 Tumbuh Melambat, Destry: Perlu Diversifikasi Ekspor

JK mengatakan, siklus krisis ekonomi ini terjadi karena adanya perubahan-peruabahan pola pikir dari masing-masing negara. Sebagai salah satu contohnya masa lampau, Amerika Serikat merupakan negara kapitalis namun saat ini berubah menjadi proteksionis.

Wapres JK

Kemudian Inggris yang akan memilih Brexit dan meninggalkan era liberalnya, begitu pun China, negara sosialis yang awalnya proteksionis menjadi liberal sekarang ini.

“Karena perubahan-perubahan pikir berpikir seperti itu, kita juga perlu hati-hati Pak Menko (Darmin Nasution) sama Menteri Keuangan (Sri Mulyani), kita tiap 10 tahun bisa terjadi krisis," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Baca Juga: Perang Dagang 4 Negara hingga Kasus Yuan, Destry: Ekonomi RI Tidak Mudah

Dia menceritakan, ekonomi Indonesia sendiri pernah dilanda krisis. Pertama pada 1998 ketika itu terjadi krisis moneter yang cukup besar.

Setelah berhasil bangkit, pada 2008 atau 10 tahun kemudian kembali dilanda krisis. Krisis ini terjadi karena terdampak dari ekonomi negeri Paman Sam dan jatuhnya harga komoditas.

Kemudian 10 tahun kemudian pada 2018 dan 2019 terjadi juga krisis ekonomi. Hal ini disebabkan banyak ketegangan yang bisa membuat negara berkembang seperti Indonesia kembali mengalami krisis ekonomi.

Seperti halnya perang dagang antara AS dengan China, Inggris keluar dari Uni Eropa alias Brexit, ketegangan antara Jepang dengan Korea Selatan, hingga geopolitik di Timur Tengah. 

“Kalau kita lihat 10 tahunan karena kebetulan 98, 2008, sekarang 2019 yang terjadi masalah, saya baca hari ini di koran Amerika Serikat sudah khawatir bisa terjadi resesi akibat perilaku ekonomi Amerika seperti itu dan itulah maka kita yakin kita sudah siap seperti yang saya katakan krisis 98 itu terjadi akibat kita mem-black out semua kesulitan akibat blanket granty sehingga terjadinya krisis," jelasnya

Untuk menghadapi itu, pemerintah harus terus melakukan transformasi ekonomi nasional serta mengambil berbagai potensi perdagangan dari ketegangan hubungan dagang antara AS dengan China.

“Geopolitik ini di 4 negara bisa menimbulkan masalah ekonomi yang besar. Artinya di samping kita men-transform ekonomi kita, tetap kita harus hati-hati, risiko 10 tahunan yang terjadi dalam ekonomi dunia,” kata JK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini