Rapat 3 Kali, Presiden Jokowi Ingin Percepat Penggunaan B20

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 12 320 2090958 rapat-3-kali-presiden-jokowi-ingin-percepat-penggunaan-b20-bguVxtnWuC.jpg Ilustrasi Biodiesel (Foto: Kementan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi mandotari biodiesel. Dia meminta adanya percepatan penggunaan bahan bakar B20 tersebut.

Baca Juga: Penerapan B20 Hemat Devisa hingga USD1,66 Miliar

"Sore hari ini akan kita evaluasi mengenai pelaksanaan mandatori biodiesel dan ini saya kira rapat yang ketiga yang berbicara masalah percepatan pelaksanaan mandatori untuk biodiesel," kata Jokowi dalam arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Biodiesel

Kepala Negara ingin mengurangi penggunaan bahan bakar dari fosil dan mengurangi impor minyak ke Indonesia.

Baca Juga: Panggil Arcandra, Menko Darmin Evaluasi Uji Coba B30

"Kita ingin lebih cepat dan mulai dari B20 ini. kita ingin mengurangi ketergantungan kepada energi fosil dan juga yang paling penting kita ingin mengurangi impor minyak kita," terangnya.

Jokowi mengungkapkan percepatan penggunaan B20 bisa menghemat USD5,5 miliar per tahun. Angka itu, kata dia, terbilang besar guna menekan kebutuhan BBM dalam negeri.

"Kalkulasinya adalah jika kita konsisten menerapkan produk B20 ini, kita bisa menghemat orang lebih USD5,5 miliar per tahun, ini yang angka gede banget," ungkap dia.

Jokowi mengatakan, penerapan B20 akan menciptakan permintaan CPO domestik yang cukup besar. Dia berharap, petani sawit akan merasakan dampak positif dari kebijakan ini.

"Kita harapkan menimbulkan multiplier effect terhadap petani berkebun dan pekerja yang ada di kelapa sawit," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini