JAKARTA - Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) terus mempercepat rencana pengeboran Relief Well YYA-1RW sebagai upaya menghentikan gelembung gas. PHE ONWJ menggandeng perusahaan berpengalaman di bidang well control yang telah terbukti sukses menangani hal yang sama antara lain peristiwa di Teluk Meksiko.
Hingga saat ini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) masih menunggu laporan PHE ONWJ. Termasuk di antaranya penghitungan berapa kerugian akibat bocornya lapangan minyak di anjungan YY sumur YYA-1.
"Sudah meminta laporan kerugian kepada PHE ONWJ. Hingga saat ini, SKK Migas masih menunggu hasil laporan kerugian tersebut," ujar Wakil Ketua SKK Migas Fatar Yani Abdurahman.
Dia mengatakan, SKK tidak bisa mengeluarkan angka perhitungan karena nanti salah memperkirakan. Pasalnya banyak data yang tercatat kalau tidak tercatat nanti repot.
Baca Selengkapnya: SKK Migas Tunggu Laporan Kerugian Bocornya Gas Pertamina di Karawang
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.