Kena PHK Bikin Trauma, Ini Solusi Agar Tetap PD saat Wawancara Kerja

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 13 320 2091411 kena-phk-bikin-trauma-ini-solusi-agar-tetap-pd-saat-wawancara-kerja-F1UUenMt7q.jpg Wawancara Kerja (Reuters)

JAKARTA – Situasi ekonomi yang tidak menentu membuat perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Tentunya PHK menjadi buruk bagi karyawan.

Terkena PHK atau dipecat membuat dunia serasa akan berakhir. Jangan patah semangat menghadapinya karena hidup harus tetap berjalan.

Jika terlalu berlarut-larut hal itu akan semakin sulit untuk move on dan mendapat kerjaan baru. Intinya, jangan sampai apa yang terjadi masa lalu membuat Anda terjebak dalam jurang kegagalan.

 Baca juga: Punya Rekan Kerja yang Sering Ngeluh? Ikuti 5 Langkah Mengatasinya

Melansir CNN Business, Jakarta, Rabu (14/8/2019), Okezone merangkum beberapa tips untuk kembali menghadapi wawancara kerja setelah terkena PHK. Berikut strateginya.

 Interview

1. Berdamai dengan Diri Sendiri

Langkah pertama adalah beralih menganggap pemecatan tersebut merupakan akhir dari semuanya. Namun, tetap pahami alasan pemecatan tersebut di mana akan membantu Anda jika ditanya dalam wawancara kerja. Apakah ini masalah kinerja? Konflik kepribadian? Atau Manajemen baru?

Menurut seorang spesialis karier Ama La Vida, John Roccia, jobseeker seharusnya tidak mendefinisikan diri Anda dengan kesalahan atau kekurangan Ini bukan mendefinisikan karier.

 Baca juga: Jangan Keluarkan Kata-Kata Ini saat Wawancara Kerja, Bisa Auto-Ditolak!

2. Bersiaplah untuk Hal yang Baru

Anda harus siap jika pewawancara menanyakan mengapa Anda dipecat? Kuncinya adalah percaya diri dengan respons yang baik.

Anda bisa pertahankan postur dan kontak mata yang baik, perhatikan nada suara Anda dan jangan menjadi gelisah atau terlihat tidak nyaman.

 Baca juga: Gila Kerja, Ini Negara dengan Cuti Terburuk

Bukan hanya apa yang Anda katakan, tetapi bagaimana Anda mengatakannya. Setelah Anda mulai mengoceh dan gugup, membawa perhatian pada pewawancara.

3. Tetap Positif

Walaupun masih ada perasaan buruk tentang sebuah pemecatan itu, tetaplah positif dan jaga diskusi tetap fokus.

Jangan membuka pembicaraan tentang pemecatan, dan tetap positif. Cobalah untuk menghindari menggunakan kata-kata seperti "dipecat" atau “mengundurkan diri".

 Interview Kerja

Sebaliknya, disarankan menggunakan kata-kata dan frasa seperti, "diberhentikan," "pengurangan tenaga kerja tanpa disengaja," "posisi saya digantikan".

4. Tidak Bertele-Tele Tapi Jujur

Jawab pertanyaan dengan singkat dan padat. Jika topiknya muncul, beri tahu mereka apa yang terjadi.

Jelaskan apa yang Anda pelajari dari pengalaman dan kemudian kembalilah pada topik dan bicarakan tentang nilai yang bisa Anda tawarkan berdasarkan kompetensi. Jika pewawancara terus mendesak untuk mengetahui lebih dalam tentang situasi ini, tetap di jalur positif. Jika pemecatan terkait dengan masalah kinerja, disarankan untuk mengatakan bahwa Anda selalu berkinerja tinggi, tetapi Anda dilemparkan ke dalam situasi di mana Anda tidak memiliki toolkit yang tepat.

5. Gunakan Tugas Singkat untuk Keuntungan Anda

Jika Anda bekerja kurang dari setahun, Anda bisa sedikit lebih jujur tentang situasinya.

Katakan, “ketika saya bergabung, itu adalah peluang besar, tetapi ternyata itu bukan tempat yang tepat bagi saya, jadi saya pindah."

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini