nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Idap Penyakit Defisit, Jokowi: BPJS Kesehatan Dibenahi Secara Total

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 16 320 2092827 idap-penyakit-defisit-jokowi-bpjs-kesehatan-dibenahi-secara-total-k1cBsIKX8I.jpg Foto: Jokowi saat Pidato Kenegaraan (Arif/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan membenahi program Jaminan Kesehatan Nasional yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan. Hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pembenahan secara total ini dikarenakan penyakit defisit BPJS Kesehatan yang tak kunjung sembuh. Setiap tahun, BPJS Kesehatan mengalami defisit. Diperkirakan defisit tahun ini mencapai Rp28 triliun.

"Program dukungan bagi kesehatan dan keselamatan ibu hamil dan melahirkan juga menjadi prioritas. BPJS Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional dibenahi secara total," kata Jokowi saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2020 Beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

 Baca Juga: Sri Mulyani Buka-bukaan Curangnya Peserta BPJS Kesehatan

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, potensi defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga akhir tahun yang mencapai Rp28 triliun karena adanya indikasi fraud atau kecurangan.

Dia menyatakan, indikasi kecurangan itu berasal dari klaim yang berlebihan (overclaim) pada layanan BPJS Kesehatan. Mulai dari data kepesertaan, sistem rujukan antara Puskesmas dengan rumah sakit, hingga sistem tagihan. Itu semua perlu dilakukan perbaikan.

"Masih ada beberapa indikasi kemungkinan terjadi fraud, perlu di-address," ungkapnya ditemui di Kompleks BI, Jakarta.

 Baca Juga: Defisit BPJS Kesehatan Bisa Rp28 Triliun, Sri Mulyani Endus Adanya Kecurangan

Dia menyatakan, dalam menangani persoalan defisit BPJS, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memang meminta Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan memperbaiki keseluruhan sistem pelayanan. Dalam hal ini juga diminta untuk melibatkan pemerintah daerah.

Jokowi Hadirkan Kembali Semangat Kebersamaan Anak Bangsa

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini