nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahun Depan, Indonesia Akan Miliki Pabrik Kereta Terbesar di Asia Tenggara

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 19 320 2093846 tahun-depan-indonesia-akan-miliki-pabrik-kereta-terbesar-di-asia-tenggara-XrS7PX232M.jpg Kereta Pabrik (Reuters)

JAKARTA - PT INKA (Persero) membeberkan progres pembangunan pabrik kereta api (KA) di Banyuwangi. Pabrik baru ini digadangkan akan menjadi pabrik kereta terbesar di Asia Tenggara.

Direktur Utama INKA Budi Noviantoro mengatakan,hingga saat progres pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi sudah mencapai 25%. Perseroan menargetkan pabrik kereta ini bisa rampung dan beroperasi pada Agustus 2020 mendatang.

 Baca juga: Bos Inka Buka-bukaan soal 'Kuburan' Bus Transjakarta

"Mudah-mudahan selesai pada ulang tahun INKA di tahun depan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019).

 INKA

Budi menambahkan, pembangunan pabrik baru ini dilakukan karena kapasitas pabrik di Madiun sudah tidak memadai. Bahkan, sering kali pabrik lama tidak menampung jumlah produksi kereta dari Perseroan.

 Baca juga: Lagi, Inka Ekspor 26 Gerbong Kereta ke Bangladesh

Oleh karena itu, dirinya merasa perlu dibuat pabrik baru dengan kapasitas yang lebih besar. Sehingga produksi kereta juga bisa lebih banyak dan cepat.

"Targetnya sekarang di Madiun (produksi) 1,5 kereta sehari, average, kalau di sana (Banyuwangi) 3-4 kereta kapasitasnya kalau semua sudah operasi," ucapnya.

 Baca juga: Filipina Pesan Kereta Buatan Inka Seharga Rp800 Miliar

Sementara itu saat di tanah mengapa memilih Banyuwangi sebagai pabrik baru dikarenakan letaknya yang berdekatan dengan pelabuhan. Sehingga bisa memudahkan perusahaan untuk ekspor.

"Kalau di Madiun kalau saya ke Bangladesh ekspor, itu dari Madiun dibawa ke Tanjung Perak, dulu sebelum tol ada 2-3 hari sampainya, sekarang 8 jam sampai. Kalau Banyuwangi langsung, kita buat akses keluar pelabuhan, kira-kira hanya 2 km-1,5 km," jelasnya.

Sebagai informasi, pembangunan pabrik INKA di Banyuwangi, Kecamatan Ketapang, tersebut dilakukan dengan kerja sama Swiss, yakni dari Stadler Rail Group, dan dalam produksinya fokus menggarap pasar ekspor.

Dalam proyeksinya, Pabrik Banyuwangi akan memproduksi berbagai jenis kereta, seperti kereta Metro, LRV (Light Rail Vehicles) dan beberapa jenis lainnya.

Pabrik tersebut juga akan dilengkapi museum dan dibangun dengan arsitektur yang mengadopsi kekhasan budaya masyarakat Suku Osing Banyuwangi.

Nantinya, pabrik kereta api seluas 83 hektare itu nantinya mempunyai kapasitas produksi sebanyak 500 car body per tahun.

Angka produksi itu direncanakan bakal digunakan untuk mengekspansi pasar baru kereta api yang terus dijajaki PT INKA seperti di Sri Lanka, Malaysia, Laos serta beberapa negara di kawasan Benua Afrika seperti Madagaskar dan Zimbabwe.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini