Dia menuturkan praktik predatory pricing bukanlah suatu kasus yang mudah dibuktikan. Sehingga perlu data yang lebih detail mengenai kebenaran aduan tersebut. "Jadi kita akan lihat terlebih dahulu, saat ini kita lakukan klarifikasi," tutur dia.
Menurut dia, proses klarifikasi ini nantinya akan dilakukan terhadap pihak yang mengadukan dan yang diadukan. Dan ada kemungkinan juga nanti KPPU akan meminta keterangan dari perusahaan semen lain.
"Kami juga akan klarifikasi perusahaan lain terkait harga semen sebenarnya. Apakah harga yang dilakukan memang sebagaimama yang dilaporkan tadi mereka melakukan jual rugi, sebab memang efisiensi perusahaan beda-beda," ungkap dia.
Baca Juga: Setelah Baja, Kini Semen China Murah Ancam Industri Dalam Negeri
Seperti diketahui, Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade dan perwakilan Serikat Pekerja Semen Padang melaporkan dugaan praktik predatory pricing yang dilakukan oleh Conch. Dia melaporkan adanya dugaan praktik jual rugi atau predatory pricing yang dilakukan oleh pabrik semen asal China yang mengancam semen lokal di pasar nasional.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.