nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siap-Siap, Perusahaan Sawit yang Langgar Aturan Bakal Kena Sanksi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 14:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 23 320 2095684 siap-siap-perusahaan-sawit-yang-langgar-aturan-bakal-kena-sanksi-MRB6iWo1b1.jpg Sawit (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan mencari formula sanksi kepada perusahaan sawit yang tidak memenuhi ketentuan. Hal ini sebagai tindak lanjut penemuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait permasalahan di industri Kelapa Sawit.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemberian sanksi kepada perusahaan yang melakukan pelanggaran, pemerintah akan mencari formula tepat dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi. Oleh karenannya, pihaknya akan melaporkan dahulu persoalan ini kepada Presiden Joko Widodo.

 Baca juga: BPK Temukan Banyak Masalah soal Sawit, Menko Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu

“(Sanksi) Kita lagi hitung apakah itu denda atau nanti apa, kita lagi hitung kita kan belum lapor presiden, pasti ada solusinya. (Targetnya) ya kita mau kalau bisa tahun ini," ujarnya saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

 Sawit

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan pemerintah akan menindaklanjuti temuan tersebut, termasuk tumpang tindih perkebunan sawit dengan pertambangan, perusahaan yang belum memiliki hak guna usaha, hingga yang merambah masuk ke kawasan gambut.

 Baca juga: BPK Temukan Banyak Masalah soal Sawit, Menko Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu

"Itu yang harus diselesaikan karena seperti apa yang Pak Menko (Luhut) katakan, ini kan warisan masalah," ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar justru tidak berbicara banyak saat ditemui usai pertemuan. Arcandra menyebut sudah mengantongi beberapa perusahaan yang melanggar dan siap menindaklanjutinya.

"Sama tadi (dengan Luhut), sawit, tumpang tindih yang berkaitan dengan pertambangan. Ada beberapa perusahaan yang datanya tadi sudah disampaikan dan rekomendasi sudah disampaikan BPK," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini