nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPK Temukan Banyak Masalah soal Sawit, Menko Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 23 320 2095680 bpk-temukan-banyak-masalah-soal-sawit-menko-luhut-ini-dosa-25-tahun-lalu-Bp3Wg9iQjX.jpeg Luhut Sebut Masalah Sawit Dosa 25 Tahun Lalu. (Foto: Okezone/Yohana)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akan segera melaporkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai sawit kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nantinya, hasil laporan ini akan dibahas dalam rapat terbatas dengan sejumlah Menteri terkait.

Asal tahu saja, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pagi tadi mengundang sejumlah Menteri Kabinet Kerja terkait penemuan kejanggalan di sektor industri perkebunan kelapa sawit. Beberapa kejanggalan itu menyangkut perizinan, sertifikasi hingga implementasi pengelolaan dari kelapa sawit.

 Baca Juga: Di Depan Menko Luhut, BPK Beberkan Sejumlah Permasalahan Industri Kelapa Sawit

Menurut Luhut, industri kelapa sawit memang masih menyimpan sejumlah permasalahan. Permasalahan ini sebenarnya merupakan peninggalan dari masa pemerintahan terdahulu.

"(Sawit) memang banyak sekali yang bermasalah tapi ini peninggalan dari masa lalu yang harus diselesaikan dan kita cari solusinya, nanti laporkan Presiden dulu, nanti bagaimana solusinya," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

 Baca Juga: Sawit Indonesia Kena Bea Masuk, Mendag Kirim Nota Keberatan ke Uni Eropa

Menurut Luhut, sejumlah temuan yang akan dilaporkan seperti area yang tidak sesuai ketentuan hingga memasuki hutan lindung dan gambut. Permasalahan ini dinilainya sudah terjadi sejak 25 tahun lalu.

"Ini kan kesalahan dosa-dosa mungkin 20 tahun, 25 tahun yang lalu, sekarang kita perbaiki lah, kita cari solusinya, kan enggak boleh dibiarkan," ucapnya.

 Kelapa Sawit

Menurut Luhut, permasalahan sawit ini merupakan hal yang serius. Mengingat bukan hanya BPK saja yang menemukan pelanggaran dari industri ini karena Bank Dunia pun mengungkapkan hal yang sama.

"Hasil World Bank maupun BPK, sama angkanya kira-kira 81% (perusahan sawit) itu tidak memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku, baik mengenai jumlah luasan, areanya, plasmanya, dan macam-macam,” katanya.

 Kelapa Sawit

Oleh karena itu, Luhut mengaku akan segera melaporkan temuan BPK kepada Presiden. Mengenai pemberian sanksi kepada perusahaan yang melakukan pelanggaran, pemerintah akan mencari formula tepat dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.

"(Sanksi) Kita lagi itung apakah itu denda atau nanti apa, kita lagi hitung kita kan belum lapor Oresiden, pasti ada solusinya. (Targetnya) ya kita mau kalau bisa tahun ini," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini