nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atasi Tumpahan Minyak Karawang Pakai Alat Ini, Ternyata Begini Cara Kerjanya

Sabtu 24 Agustus 2019 19:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 24 320 2096074 atasi-tumpahan-minyak-karawang-pakai-alat-ini-ternyata-begini-cara-kerjanya-EXRBdBSK5p.jpg Penanganan Tumpahan Minyak di Karawang. (Foto: Dok. KBUMN)

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Kurtubi menegaskan bahwa upaya yang dilakukan Pertamina untuk mengatasi tumpahan minyak di Karawang sudah tepat, meskipun diakui membutuhkan waktu untuk mematikan sumur YYA-1 sekaligus membersihkan seluruh ceceran minyak di laut dan pantai.

“Metode sudah tepat termasuk peralatan yang dipakai. Pertamina memiliki dua kelompok, yang satu bekerja menutup sumber keluarnya minyak dan kelompok lain meminimalisasi dampak karena ceceran di laut hingga ke pantai. Kita hargai usaha all out Pertamina,” kata Kurtubi.

Baca Juga: Menteri Rini Minta Pertamina Percepat Penanganan Tumpahan Minyak di Karawang

Menurut dia, metode yang dilakukan Pertamina sesuai dengan kebijakan standar, dalam hal ini, ketika terjadi kebocoran pipa bawah tanah, maka pipa yang menghubungkan reservoar harus ditutup.

Dia menambahkan karena penutupan dilakukan melalui melalui injeksi semen, maka Pertamina harus melakukan pengeboran di dekat sumur YYA-1.

Pertamina Bersihkan Laut

“Jadi memang membutuhkan waktu, apalagi kebocoran terjadi lebih dari 2.000 meter di bawah permukaan tanah. Hendaknya semua bersabar,” ujarnya.

Baca Juga: Fakta di Balik Tumpahan Minyak Pertamina hingga Kebakaran Kilang

Kurtubi juga menambahkan, karena kebocoran terjadi di laut, wajar jika terdapat ceceran minyak sebab mudah terbawa angin dan ombak. Hanya saja jumlahnya relatif kecil dan untuk itu pun Pertamina juga sigap melakukan pembersihan.

Terkait peralatan yang dipergunakan, lanjutnya, juga sudah tepat, mulai oil boom, skimmer, hingga absorbent. Berbagai peralatan tersebut memang dipergunakan jika terdapat insiden seperti sekarang.

“Absorbent misalnya, berguna untuk menyerap minyak. Semua dilakukan Pertamina untuk menimalisasi dampak negatif terhadap lingkungan,” kata dia.

Terkait salah satu alat yang dipergunakan, yaitu absorbent, Leader Oilspill Responder Oil Spill Combat Team (OSCT) yang bertugas di Pantai Cemarajaya, Fredi Simanjuntak menyatakan, untuk menangani tumpahan minyak, absorbent merupakan material yang cukup efektif dan efisien.

Dalam hal ini, lanjutnya, absorbent dipakai ketika tumpahan tidak bisa lagi ditanggulangi secara mekanik seperti penggunaan skimmer. Demikian dikutip dari Antaranews, Sabtu (24/8/2019).

“Hal ini karena absorbent memiliki sifat hidrofobik yang tinggi dan dapat menyerap serta menahan minyak,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini