Presiden Jokowi Minta Peningkatan Impor Sampah Plastik Disikapi Hati-Hati

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 16:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 27 320 2097303 presiden-jokowi-minta-peningkatan-impor-sampah-plastik-disikapi-hati-hati-GI27DdtJru.jpg Menumpuknya Sampah Plastik di Pantai. (Foto: Okezone.com)

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta peningkatan impor sampah plastik disikapi dengan hati-hati. Dia pun telah menerima laporan adanya peningkatan impor sampah plastik ke Tanah Air tersebut.

Baca Juga: Bandara San Francisco Larang Botol Air Plastik, Bagaimana di Soetta?

"Saya juga beberapa kali dalam summit, di ajang summit, dan convention lainnya juga disampaikan banyaknya sampah dan limbah yang diekspor dari negara maju ke negara berkembang," kata Jokowi dalam ratas Impor Sampah Plastik di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

Sampah Plastik

Kepala Negara memastikan bahwa bukan hanya Indonesia saja yang menjadi negara pengimpor plastik. Dia menekankan agar impor plastik tak merusak lingkungan.

Baca Juga: Tuntaskan 'Lingkaran Setan' Plastik, Butuh Sentuhan Teknologi

"Peningkatan impor sampah dan limbah harus betul-betul disikapi dengan hati-hati, di satu sisi impor terutama scrup kertas dan plastik untuk memenuhi bahan baku industri," sambungnya.

"Tapi di sisi lain banyaknya sampah dan limbah yang masuk ke Indonesia kan berpotensi merusak lingkungan jika sampah dan limbah itu tidak dapat didaur ulang," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi tak ingin impor sampah plastik mengakibatkan terkontaminasinya masyarakat atau pun lingkungan dengan bahan berbahaya beracun (B3) yang bisa berbahaya bagi masyarakat.

"Oleh karena itu langkah-langkah pengendalian harus dilakukan yang pertama kita harus maksimalkan potensi sampah yang ada di dalam negeri terlebih dahulu untuk kebutuhan industri kita," paparnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini