nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPS: Inflasi Agustus 2019 di 0,12%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 02 September 2019 11:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 02 20 2099499 bps-inflasi-agustus-2019-0-12-6rSnuthQN2.jpg Konferensi pers BPS ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2019 terjadi inflasi sebesar 0,12% (month to month/mtm). Angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yakni 0,31%.

Dengan ini maka angka inflasi tahunan kalender 2019 yakni 2,48%. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,49% (year on year/yoy).

 Baca juga: Menanti Pengumuman BPS, Inflasi Agustus Diprediksi di 0,2% Imbas Harga Cabai

“Inflasi pada Agustus 0,12%. Tingkat inflasi Januari sampai Agustus 2,48% tingkat inflasi tahunan 3,49%. Melihat angka tahunan ini kita bisa simpulkan angkanya masih terkendali. Kita berharap inflasi berikutnya tetap terkendali,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).

 BPS

Kecuk menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan di 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 44 kota mengalami inflasi, sedangkan sedangkan sisanya kota mengalami deflasi.

 Baca juga: BI Proyeksi Inflasi Agustus 0,15%, Cabai dan Emas Jadi Penyumbang Terbesar

“44 kota inflasi 38 kota mengalami deflasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam mengatakan inflasi pada Agustus 2019 diprediksi berada dikisaran 0,20% (month to month). Angka ini lebih rendah dari inflasi pada Juli yang mencapai 0,31%.

 Baca juga: Cabai hingga Biaya Sekolah Kerek Inflasi Juli Sebesar 0,31%

“Prediksi inflasi berkisar 0.20% (mtm) prediksi inflasi secara tahunan 3.53% (year on year),” ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (2/9/2019).

Menurut Piter, inflasi bulan ini dipicu oleh kenaikan harga cabai keriting merah. Kenaikan memang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini dikarenakan datangnya musim kemarau.

“Pemicunya kenaikan harga cabai keriting merah yang terdampak musim kemarau panjang. Cabai merah memang 3 bulan terakhir naik terus,” jelasnya.

Selain itu lanjut Piter, inflasi Agustus juga didorong oleh biaya pendidikan. Mengingat bulan agustus sudah masuk kepada tahun ajaran baru.

“Selain disebabkan kenaikan harga cabai merah inflasi juga didorong oleh biaya pendidikan sehubungan dengan tahun ajaran baru,” ucapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini