Bangun Pagi Tiru CEO Apple, Seseorang Ini Malah Terima Kesulitan

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Senin 02 September 2019 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 02 320 2099668 bangun-pagi-tiru-ceo-apple-seseorang-ini-malah-terima-kesulitan-UBDftcPf1I.jpg CEO Apple Tim Cook. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Setiap orang memiliki kebiasaan yang dilakukan dalam kehidupannya. Seperti CEO Apple Tim Cook, yang selalu bangun pada pukul 03.45 setiap pagi.

Kebiasaan Tim Cook yang kerap bangun pagi dan membuahkan suatu kesuksesan menjadi contoh bagi banyak orang. Seperti seorang pria asal New York, mencoba menerapkan kebiasaan Cook ke dalam hidupnya. Dia seorang freelancer dan bekerja full time dari rumah.

Berikut kisahnya saat melakukan eksperimen terhadap kebiasaan Cook yang selalu memulai hari pada pukul 3.45.

Baca Juga: Kisah Miliarder Tertua Dunia yang Belum Miliki Rencana Pensiun

Minggu

Dia memulai eksperimen pada Minggu malam. Setelah makan malam, berhitung mengenai jam tidur. Maksudnya, jika mau tidur 8 jam, maka harus sudah tidur pada pukul 19.45 pm.

Tim COok

Pada akhirnya, dirinya tidur pukul 20.30. Ini jam tidur tercepat yang pernah dia rasakan dalam beberapa minggu belakangan ini.

Senin

Dia bangun tepat pukul 03.45 atau sudah tidur selama 7 jam. Setelah bangun, dilanjut berolahraga, mandi dan bekerja.

Baca Juga: Ternyata Steve Jobs Pernah Jadi Pegawai Pabrik, Tom Cruise sebagai Pelayan

Mulai bekerja pada 05.30 dan selesai mengerjakan tugas pukul 09.30. Biasanya ini baru bisa diselesaikan saat hari sudah memasuki siang. Di saat orang-orang baru menyelesaikan sarapan, dia sudah mengerjakan setengah pekerjaan ku.

“Aku jadi nyaman untuk berkirim pesan dengan orang-orang. Biasanya, aku gelisah ketika tugas ku belum selesai dan mengabaikan pesan-pesan tersebut,” ujarnya dilansir dari Business Insider, Senin (2/9/2019).

Senin menjadi awalan yang baik karena merasa sangat bersemangat di hari ini. Dia menyelesaikan seluruh aktivitasnya pada pukul 18.00.

Ilustrasi Tidur

Selasa

Dia menceritakan baru bisa tidur pukul 22.00. Tapi dia merasa masih baik-baik walaupun telat tidur. Pola makan pun berubah, biasa makan pagi pukul 07.00, sekarang perut mulai keroncongan pada pukul 10.00. Jadi mengambil snack lebih banyak dari biasanya.

“Sungguh mengecewakan untuk hari ini. Aku pergi untuk menonton sebuah pertunjukkan yang sudah kupesan seminggu yang lalu dan baru pulang pada pukul 23.00. Aku baru bisa tidur setengah jam kemudian,” tulisnya.

Rabu

Hari ini, aku cuma tidur 4 jam. Aku merasa seperti zombie ketika bangun tidur. Selama setengah jam, aku duduk di kasur sembari membaca berita dan postingan twitter yang aku post kemarin.

Olah raga

Pagi itu, aku berolahraga menggunakan lompat tali. Namun, energi ku di bawah rata-rata, aku kelelahan.

Aku mulai ragu dengan jadwal baru ini. Aku merasa lebih tidak produktif, seperti sering main sosial media di saat aku seharusnya sedang menulis atau meriset sesuatu.

Deadline pun memaksa ku bekerja lagi selama beberapa jam setelah makan malam. Akhirnya, aku baru bisa tidur pada pukul 22.00.

Kamis

Meskipun alarm ku berbunyi pada pukul 03.45, aku berusaha membiasakan diri ku untuk bangun sebelum ayam berkokok. Hari ini aku tidak berolahraga karena waktu tersebut aku ambil untuk mengerjakan pekerjaan ekstra. Itu adalah sebuah kesalahan.

Cook saja pergi ke gym setiap hari, dan dia sedang menjalankan salah satu perusahaan yang paling menguntungkan di dunia.

Kerja di Kantor

Kehidupan ku mulai tidak sehat. Aku tidur pada jam seperti biasa padahal aku harus bangun pukul 3.45. Kekurangan jam tidur memengaruhi tenaga serta mood ku. Bahkan aku merasa pusing saat siang hari tadi. Itu merusak konsentrasi ku.

Jumat

Meskipun aku tidak cukup tidur semalam, tapi aku bangun dengan semangat yang membara. Sebab, besok sudah weekend sehingga aku bisa tidur seharian.

Pagi itu aku mulai bekerja saat matahari belum terbit. Ketika melihat ke luar jendela, semua masih gelap. Ini membuat ku bersemangat untuk semakin produktif.

Hari terakhir eksperimen keseharian Cook ini aku isi dengan berolahraga, mandi, bekerja, dan bermain email untuk berkomunikasi. Aku pun selesai bekerja pada pukul 18.00. Selesai sudah satu minggu ku meniru kebiasaan seorang Tim Cook.

Kerja di Kantor

Hasil

Meniru kebiasaan seseorang tanpa mengetahui alasan kenapa seseorang melakukan itu adalah sebuah kesalahan. Ketika kita mendengar bahwa seorang CEO biasa bangun pukul 04.00 pagi, kita selalu langsung ingin menerapkannya ke diri kita. Tapi jika kita tidak tahu teknisnya, yang ada justru malapetaka.

Untuk Cook, bangun pada pukul 03.45 bukan masalah. Dia hanya harus menghadiri rapat sehingga memiliki cukup waktu untuk peduli pada kesehatannya.

Aku senang bekerja lebih awal, tapi tidak untuk bangun pukul 03.45. Selepas eksperimen ini, aku membuat kebiasaan baru bagiku bangun pukul 04.30.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini