Data Migas Dibuka, Kuwait Bakal Tingkatkan Investasi di RI

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Selasa 03 September 2019 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 320 2100004 data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri-gVZcO1i1Ts.jpg Data Migas Dibuka (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan investasi, Pemerintah senantiasa aktif melakukan promosi investasi ke luar negeri, khususnya di negara yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Pada 1-3 September 2019, melalui Kementerian Luar Negeri, Pemerintah memberikan dukungan bagi para pengusaha yang tergabung dalam wadah Kadin menyelenggarakan Forum Bisnis di Kuwait yang dilaksanakan oleh Kadin kedua negara.

 Baca Juga: Mulai Pekan Depan Data Migas RI Diakses Gratis

Salah satu agenda strategis dalam Forum Bisnis di Kuwait tersebut adalah meningkatkan kerjasama di sektor investasi migas antara kedua negara.

SKK Migas terlibat aktif dalam penyiapan agenda strategis ini sejak persiapan di Indonesia, dengan aktif melakukan koordinasi dengan jajaran Kemenlu maupun perwakilan Kuwait Foreing Petroleum Exploration Company (KUFPEC) di Indonesia.

 Baca Juga: Menteri Jonan: Tidak Semua Eksplorasi Migas Bisa Diprediksi

Pada kunjungan bisnis tersebut, Menlu Retno didampingi Kadiv ProKom SKK Migas Wisnu P Taher meresmikan Migas Corner di KBRI Kuwait.

"SKK Migas berkomitmen untuk menyampaikan update informasi perkembangan hulu migas di Tanah Air melalui Migas Corver KBRI Kuwait agar data dan informasi yang ditayangkan senantiasa update," kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

 Data Migas

Menurutnya, para investor sektor energi khususnya dari Timur Tengah cukup hadir di KBRI untuk melihat langsung potensi eksplorasi sektor hulu migas di Indonesia.

Menlu juga bertemu dengan CEO KUFPEC, Shaikh Nawaf Al-Sabah membahas perluasan investasi Kuwait di sektor minyak dan gas di Indonesia, baik di hulu ataupun hilir migas dan petrokimia.

Kadiv Prokom SKK Migas Wisnu P Taher menyampaikan Kuwait adalah salah satu mitra energi terbesar Indonesia, dengan nilai impor migas dari Kuwait mencapai USD214 juta (2018).

 Data Migas

Nilai perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD403 juta (2018). KUFPEC adalah salah satu perusahaan migas asing yang telah menanamkan investasinya di Indonesia.

Pada bulan Juni 2019 (Kufpec) menandatangani kontrak bagi hasil Gross Split untuk Wilayah Kerja (WK) migas Anambas.

Lokasi ini merupakan hasil lelang WK minyak dan gas bumi tahap I 2019. Konsorsium Kufpec Indonesia (Anambas) B.V berkomitmen mengucurkan USD5,2 juta untuk investasi pencarian migas di Blok Anambas. Dalam berbagai kesempatan KUFPEC telah berkomitmen untuk terus menambah porsi investasinya di Indonesia.

"Tentu saja peresmian Migas Corner di KBRI Kuwait diharapkan semakin meningkatkan minat perusahaan migas di Kuwait untuk berinvestasi di Indonesia melalui kemudahan akses data dan informasi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini