BKN Susun Strategi Pindahkan PNS ke Ibu Kota Baru

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 03 September 2019 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 320 2100026 bkn-susun-strategi-pindahkan-pns-ke-ibu-kota-baru-SAGJVeTBcD.jpg BKN Susun Strategi Pindahkan PNS ke Ibu Kota Baru (Foto: Okezone)

Syafruddin menegaskan aparatur sipil negara (ASN) muda di instansi pemerintah pusat wajib pindah ke ibu kota pemerintahan baru di Kalimantan Timur.

“Jadi tentu yang akan menduduki posisi-posisi baru itu tentu ASN yang muda, terutama yang periode perekrutan 2017, 2018 dan sekarang 2019, yang siap mental, berwawasan cukup bagus, kemampuan berpikir profesional cukup bagus. Itu yang akan berpindah,” kata Syafruddin.

 Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta

Syafruddin menyebutkan jumlah aparat sipil negara (ASN) di instansi pemerintah pusat sekitar 180.000 orang, 30% di antaranya mungkin tidak wajib pindah karena menjelang masa pensiun.

Artinya, Kementerian PANRB memperkirakan ada 126.000 ASN di instansi pusat yang harus berpindah ke ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kita sudah data, yang berada di kementerian, lembaga dan badan-badan di tingkat pusat itu jumlahnya 180.000-an ASN. Sebagiannya, kira-kira 30%, itu tidak kena karena mereka juga sebagian akan pensiun. Kan paling tidak ada yang kena pensiun tahun ini, tahun depan atau nanti 2021 sampai 2024,” katanya.

 Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta

Dalam UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PP No. 11/2017 tentang Manajamen ASN, tertulis bahwa setiap ASN harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini