nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengembang Tidak Masalah dengan Syarat Beli Tanah di Ibu Kota Baru

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 06:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 05 470 2101140 pengembang-tidak-masalah-dengan-syarat-beli-tanah-di-ibu-kota-baru-hLyHWOaPMq.jpg Lahan Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/Ist)

JAKARTA - Pembiayaan untuk memindahkan ibu kota baru sudah ditetapkan skemanya. Namun, untuk meringankan Anggaran Belanja dan Pembelian Negara (APBN), tanah di ibu kota baru akan dilelang ke swasta.

Bukan tanpa syarat, swasta harus secepatnya melakukan pembangunan di tanah yang sudah mereka beli dalam kurun waktu 2 tahun. Hal tersebut ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Wakil Ketua DPP Real Estate Indonesia Hari Gani, swasta tetap optimis bisa memenuhi syarat tersebut.

"Itu memang tantangan, tapi tidak sulit," kata Hari di Kembang Goela.

Sebelumnya, pemerintah akan mengkaji tanah di ibu kota baru akan dijual kepada individu. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil memberikan penjelasan hal itu.

Menurut dia, tanah di ibu kota baru itu bukan dijual status kepemilikan tanahnya melainkan sebagai pemanfaatan rumah itu kepada individu.

"Jadi yang dijual pemanfaatannya atau lahan konsensi. Di mana tanahnya nanti tetap milik negara," ujar

Baca Selengkapnya: Beli Tanah di Ibu Kota Harus Segera Dibangun Rumah, REI: Itu Tantangan

(fbn)

Berita Terkait

Top News Economy

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini