nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan KA karena Lintasan Sebidang, Problem Utamanya Ada 2

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 13:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 06 320 2101432 kecelakaan-ka-karena-lintasan-sebidang-problem-utamanya-ada-2-d3talNGiOO.jpg Perlintasan Sebidang Kereta Api (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut angka kecelakaan kereta yang disebabkan oleh lintasan sebidang masih sangat tinggi. Berdasarkan data 2018, ada 365 kecelakaan akibat lintasan sebidang.

Sekertaris Jenderal Kemenhub Djoko Santoso mengatakan, kecelakaan kereta api itu salah satunya disebabkan penanganan pada perlintasan sebidang yang belum menjadi prioritas para pemangku kepentingan (stakeholder). Bahkan, ada beberapa lintasan sebidang yang tak dijaga petugas maupun palang pintu.

"Ini terlihat dari masih banyaknya perlintasan sebidang yang tidak dijaga dan liar. Tentu ini memerlukan koordinasi yang erat antara stakeholder terkait dan edukasi tentang keselamatan di perlintasan sebidang kepada masyarakat," ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga: Kecelakaan KA karena Lintasan Sebidang Tembus 395 Peristiwa

Menurut Djoko, hal tersebut sangat disayangkan. Mengingat saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mempercayakan transportasi berbasis rel ini.

Di sisi lain kereta api semakin menunjukkan keunggulan kompetitifnya. Kemajuan kereta api, menurutnya, tak terlepas dari perkembangan teknologi perkeretaapian.

Moda transportasi ini dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, dari sisi daya angkut, kereta api tetap merupakan moda yang paling unggul dibandingkan moda lainnya.

"Sejalan dengan prospek cerah perkeretaapian, sudah sewajarnya keunggulan-keunggulan diatas dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam penyelenggaraan transportasi nasional ke depan," jelasnya.

Baca Juga: Mulai 1 Agustus, Stasiun Terisi Indramayu Kembali Dioperasikan

Berdasarkan data Kemenhub pada 2018 saja, dari 395 kejadian, 245 orang jadi korban akibat kecelakaan di perlintasan sebidang. Jumlah itu meliputi luka ringan, luka berat, hingga meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data KAI, pada 2019 ini, sudah terjadi 260 kali kecelakaan terjadi akibat lintasan sebidang ini. Dari jumlah tersebut, 76 di antarannya merupakan korban meninggal dunia.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini