nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dolar AS Melemah Tertekan Menguatnya Euro

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 08:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 10 278 2102789 dolar-as-melemah-tertekan-menguatnya-euro-kmaS0nLKxb.jpg Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap enam mata uang lainnya atau turun 0,16%. Dolar juga tertekan oleh menguatnya euro setelah laporan bahwa Jerman meningkatkan stimulus fiskal untuk mendorong pertumbuhan di wilayah tersebut. Meskipun ekspektasi pelonggaran bank sentral lebih lanjut tetap menutup pada kenaikan.

Baca Juga: Terima Signal Positif dari The Fed, Dolar Ditutup Menguat

Jerman sedang mempertimbangkan penciptaan anggaran bayangan yang akan memungkinkan Berlin meningkatkan investasi publik di atas dan melampaui batas yang ditetapkan oleh aturan utang nasionalnya yang ketat.

“Bagian penting dari koalisi itu adalah komitmen untuk menjaga anggaran berimbang. Jika mereka melepaskan dari itu bisa sangat mendukung untuk euro dan sangat bearish untuk dolar," kata Kepala Amerika Utara Strategi FX CIBC Capital Markets Bipan Rai, dikutip dari Reuters, Selasa (10/9/2019).

Ilustrasi dolar AS

Adapun pergerakan euro naik ke USD1,1051 terhadap greenback atau naik 0,22%, setelah perdagangan sebelumnya melemah USD1,1014. Hanya saja, menguatnya euro terbatas karena akan dilakukan pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis.

Baca Juga: Nasib Dolar AS Pasca-Perdamaian Perang Dagang

Euro mungkin mendapatkan dorongan, namun, jika ECB mengecewakan ekspektasi dovish yang sudah masuk ke pasar.

Di Amerika Serikat, data inflasi harga konsumen pada hari Kamis dan data penjualan ritel fokus ekonomi utama. Kemudian laporan pekerjaan menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diharapkan pada Agustus.

(fbn)

Berita Terkait

Dolar

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini