nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Susi Pamitan, Jangan Sampai Pencuri Ikan Kembali Berkeliaran!

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 11:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 17 320 2105796 menteri-susi-pamitan-jangan-sampai-pencuri-ikan-kembali-berkeliaran-2I0Et6K3Aj.jpg Menteri Susi Pamitan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti kembali berpamitan di depan anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) dalam acara rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang diselenggarakan pada hari ini.

Asal tahu saja, jabatan para Menteri Kabinet Kerja Jilid I akan segera berakhir dalam dalam hitungan hari termasuk jabatan Menteri KKP.

 Baca Juga: Jelang Masa Jabatan Habis, Ini Gaya Pamitan Para Menteri Ekonomi

Jika tidak diperpanjang, maka para Menteri yang saat ini menjabat harus menanggalkan jabatannya diganti dengan yang baru. Sedangkan jika diperpanjang, maka para Menteri akan melanjutkan tugasnya selama lima tahun ke depan bersama kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Menteri Susi

Dalam sambutannya, Susi mengatakan di sisa masa jabatannya ini dirinya berpesan agar kedaulatan sumber daya laut Indonesia harus dijaga. Jangan sampai ketika Menteri diganti, para pencuri ikan asing ini kembali bisa bebas berkeliaran di Indonesia.

 Baca Juga: Pamit ke DPR, Menko Luhut: Ini Pertemuan Terakhir

Selain itu lanjut Susi, dirinya juga berpesan agar produktivitas dari sumber saya laut Indonesia harus ditingkatkan. Sehingga nilai value produk kelautan Indonesia bisa terus meningkat.

“Saya akan berakhir (masa jabatan), dengan ada bapak-bapak ini jagalah kedaulatan sumber daya laut kita, jaga produktivitas sumber daya laut kita,” ujarnya dalam acara Rakornas Satgas 115 di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

 Susi

Selain itu lanjut Susi, dirinya juga berpesan agar kesejahteraan nelayan lokal bisa terjadi. Jangan sampai, sumber daya laut dikuasai hanya segelintir orang saja.

“Memastikan ini terjadi supaya kesejahteraan terjadi. Apabila ini ekstraktif dibiarkan, sementara nelayan tradisional menangkap ikan dengan benar satu-satu,” jelasnya

 Susi

Sebab menurut Susi, tanpa adanya kesejahteraan dari para nelayan maka stabilitas keamanan dan ekonomi negara bisa terganggu. Karena nelayan kecil akan protes dikarenakan pemerintah tidak adil dalam mengeluarkan kebijakan.

“Kalau tidak kemiskinan akan menganggu keamanaan stabilitas. Kesulitan akan menjadikan konflik antar daerah,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini