nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Neraca Pembayaran 2019 Terjaga, BI: Bisa Menopang Ketahanan Eksternal

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 15:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 19 20 2106843 neraca-pembayaran-2019-terjaga-bi-bisa-menopang-ketahanan-eksternal-96ivGA5oL5.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) akan tetap baik. Sehingga, menopang ketahanan eksternal.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, perkembangan ini didukung surplus transaksi modal dan finansial dalam bentuk PMA dan investasi portofolio. Arus masuk investasi portofolio pada Juli-Agustus 2019 tercatat USD3,5 miliar.

 Baca juga: Optimis Defisit Transaksi Berjalan Tak Melebar, Ini Jurus Sri Mulyani

"(Arus masuk Investasi) didorong prospek perekonomian nasional yang baik dan daya tarik investasi aset keuangan domestik yang tinggi," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

 RDG Bank Indonesia di September 2019 (Foto: Giri Hartomo/Okezone)

Sementara itu, lanjutnya, defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap terjaga. Dipengaruhi oleh permintaan impor yang menurun.

 Baca juga: Tekan Defisit Neraca Berjalan untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor

"(Ini) sejalan dengan penyesuaian ekonomi domestik yang belum kuat, di tengah menurunnya ekspor dari dampak melambatnya ekonomi global," ujarnya.

Selain itu, posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat. Di mana, pada akhir Agustus 2019 tercatat USD126,4 miliar setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor, pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ke depan, lanjut Perry, defisit transaksi berjalan 2019 dan 2020 diprakirakan tetap terkendali dalam kisaran 2,5%–3,0% PDB. Hal ini ditopang aliran masuk modal asing yang tetap besar.

"Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk meningkatkan ketahanan eksternal, termasuk berupaya mendorong peningkatan PMA," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini