nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Palembang Uji Coba Percepat Waktu Tempuh Jadi 47 Menit

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 22 September 2019 10:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 22 320 2107814 lrt-palembang-uji-coba-percepat-waktu-tempuh-jadi-47-menit-5UN3kd4HB0.jpg LRT Palembang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - LRT Sumatera Selatan melakukan uji coba perjalanan dengan waktu tempuh 47 menit. Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan operasional, selama 2 hari, 22 dan 23 September 2019.

Baca Juga: Baru 64,6%, Adhi Karya Buka-bukaan Proyek LRT Jabodebek Tahap I

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan, bahwa uji coba yang dilakukan untuk mempercepat waktu tempuh yang sebelumnya mencapai 60 menit.

“Lintas pelayanan rute stasiun Bandara - stasiun DJKA maupun sebaliknya ditempuh dalam waktu 60 menit menjadi 47 menit,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/9/2019).

Uji Coba Operasional LRT Palembang pada 23-31 Juli 2018

Lebih lanjut Aida menjelaskan, selama 2 hari uji coba ini, jumlah perjalanan LRT yang sebelumnyanya per hari 58 perjalanan menjadi 76 perjalanan. Kemudian untuk jam operasional dari jam 05.12 sampai jam 20.25 dengan jadwal perjalanan terakhir dari stasiun DJKA jam 18.43 dan 19.37 dari stasiun Bandara.

Baca Juga: Operasi Komersil LRT Jabodebek Rute Cibubur ke Cawang Dipastikan Mundur

“Selain itu headway menjadi 18 menit dan berhenti di setiap stasiun selama 20 detik,” ujarnya.

Aida mengimbau bagi penumpang untuk dapat memastikan jadwal keberangkatan dari setiap stasiunnya dan meminta dukungan dari masyarakat pengguna moda transportasi LRT dan semua pihak agar uji coba ini dapat berjalan lancar.

Uji Coba Operasional LRT Palembang pada 23-31 Juli 2018

“Setelah uji coba ini dilaksanakan, kami akan segera melakukan evaluasi, agar perubahan pola operasi dengan mempercepat waktu tempuh perjalanan LRT dapat segera terealisasi, karena ini merupakan komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan suatu sistem transportasi publik yang aman dan nyaman,” tutup Aida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini