Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Lesu, Pelonggaran Moneter Diproyeksi Berlanjut hingga Akhir 2020

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 26 September 2019 |16:29 WIB
Ekonomi Lesu, Pelonggaran Moneter Diproyeksi Berlanjut hingga Akhir 2020
Inflasi Ilustrasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Saat ini banyak negara yang sudah masuk resesi. Untuk itu sejumlah langkah strategis dilakukan untuk mendorong laju ekonomi.

Menurut Kepala Ekonom DBS Indonesia Dr Masyita Crystallin, kondisi ekonomi Indonesia, diproyeksikan cenderung melambat. Pertumbuhan growth domestik product (GDP) di Indonesia kemungkinan melambat pada paruh kedua 2019 jika dibandingkan dengan paruh pertama 2019.

Baca Juga: Jokowi Sebut Banyak Negara Sudah Resesi

Sejumlah indikator sektor riil (penjualan semen, pertumbuhan kredit, modal pertumbuhan negatif dan impor bahan mentah) menunjukkan ada kemungkinan lebih besar akan terjadi pelambatan pertumbuhan pada semester kedua 2019.

Investasi

Sementara itu, dampak dari pelonggaran keuangan, termasuk pemangkasan suku bunga kebijakan sebesar 50 bps pada awal tahun ini, belum sepenuhnya tercermin dalam jumlah uang beredar atau pertumbuhan kredit.

Baca Juga: Ingatkan Resesi, Jokowi Tagih Menteri Percepat Investasi

"Kondisi ini dapat memicu pelonggaran moneter dan makroprudensial lebih lanjut hingga 2020," ujar dalam risetnya, Kamis (26/9/2019).

Dalam pengantarnya, Presiden menyampaikan bahwa berdasarkan informasi-informasi yang diterimanya, dalam kondisi ekonomi global yang melambat, (saat ini) banyak negara sudah negara-negara lain sudah masuk kepada resesi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement