Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menaker Akui Ada Kendala di Tenaga Kerja Indonesia

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 28 September 2019 |04:03 WIB
Menaker Akui Ada Kendala di Tenaga Kerja Indonesia
Menaker Hanif Dhakiri. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja tengah mencari strategi guna menarik banyak investasi ke Indonesia. Dari sisi tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia sangat kaku, hal itu membuat RI tidak menarik bagi investor.

"Tempo hari 33 perusahaan relokasi dari China enggak ada yang ke Indonesia, daya saing kita kalah. Salah satunya faktor daya saing ini adalah tenaga kerja yang terlalu kaku," ujar Menaker Hanid Dhakiri.

Oleh sebab itu, perlu adanya transformasi ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia menjadi lebih fleksibel, seiring dengan dunia yang bergerak semakin fleksibel.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, jalan yang paling cepat dalam mengantisipasi terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan resesi adalah yang berkaitan dengan Foreign Direct Investment (FDI).

“Kuncinya hanya ada di situ, enggak ada yang lain, enggak ada yang lain. Kuncinya hanya ada di situ,” tegas Presiden Jokowi.

Baca Selengkapnya: Daya Saing Kalah, Menaker: Ekosistem Ketenagakerjaan Indonesia Sangat Kaku

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement