JAKARTA - Kualitas udara di Ibu Kota Jakarta menempati posisi keempat sebagai kota yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia.
Pengukuran kualitas tersebut berdasarkan US Air Quality Index (AQI), atau indeks kualitas udara. Posisi Jakarta berada angka 147 atau setara parameter PM2.5 dengan konsentrasi polutan 54.3 µg/m³.
Baca juga: Polusi Udara Jakarta Sudah Dikategorikan Bencana Perlahan
Dengan situasi tersebut, tidak heran bila banyak warga Ibu Kota yang menggunakan masker mulut, baik di ruang terbuka maupun di tempat umum seperti di dalam kereta atau kendaraan umum lainnya.
Tujuannya agar bisa menghindari efek samping udara yang buruk bagi kesehatan. Di pasaran terdapat dua jenis masker, yakni sekali pakai dan yang terbuat dari kain. Sebenarnya, lebih baik yang mana?
1. Harga
Masker Kain : Rp5.000 - Rp10.000 per pieces
Masker Sekali Pakai : Rp500-Rp2.000 per pieces
2. Kegunaan
Masker kain hanya dapat mencegak partikel besar. Partikel kecil tidak tersaring dengan baik. Sementara masker sekali pakai dapat mencegah partikel kecil agar tidak terhirup dan masuk ke saluran pernafasan.

3. Bahan Dasar
Masker kain terbuat dari bahan katun, maka bisa dicuci dan dipakai ulang. Bahan kain merupakan materi organik ramah terhadap lingkungan dan bisa didaur ulang oleh alam. Sementara mengutip Kerta Bumi Klinik Sampah, masker sekali pakai berbahan dasar spunbond yang terbuat dari plastik jenis polypropylene yang tidak dapat diurai oleh alam.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.