nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspor Nikel Dilarang, Apa Dampaknya ke Neraca Dagang?

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 20:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 02 320 2112121 ekspor-nikel-dilarang-apa-dampaknya-ke-neraca-dagang-pYOTe6Hbr8.jpg Ekspor Nikel Dilarang (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah melarang ekspor nikel terhitung mulai 1 Januari 2020. Pelarangan itu, akan berdampak terhadap neraca perdagangan.

"Pada faktanya dijelaskan kontribusi penjualan bijih nikel ini kan tidak signifikan terhadap neraca perdagangan karena hanya USD350 juta. Pastinya ada dampak, tapi tidak sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh ke depannya," ujar Kasubdit Pengawasan Eksplorasi Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDM Andi Firmanto di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

 Baca Juga: Begini Untung Rugi Pelarangan Ekspor Nikel Dipercepat

Menurut dia, pelarangan ekspor bijih nikel ini sebagai momentum tepat pemerintah untuk antisipasi. Misalkan bijih nikel kadar rendah masih diekspor dan industri kendaraan listrik sudah hadir di China.

"Maka momentum itu yang tak akan dua kali dan harus pergunakan sebaik-baiknya. Karena kontribusi dan cadangan kita besar," ungkap dia.

 Baca Juga: Ekspor Nikel Dilarang, Menko Luhut: Ini Bagus

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, pihaknya memberikan catatan tentang adanya pelarangan ekspor bijih nikel tahun depan.

"Seperti terkait regulasi itu sendiri. Kita ketahui Peraturan Menteri (Permen), ESDM Nomor 11 tahun 2019 adanya percepatan larangan ekspor dimulai 2020. Sementara Permen Nomor 25 tahun 2018 ekspor bijih nikel sampai 2022. Di mana Permen dua-duanya itu dari UU Minerba yang sama melarang ekspor bijih nikel," ujar dia.

 Ekspor Nikel

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini