Namun lanjut Ridwan, jika hanya menggunakan fasilitas yang exisiting dipastikan tidak akan mencukupi. Oleh karena itu, langkah yang sedang dijajaki adalah melakukan kerjasama dengan instansi lainnya seperti perguruan tinggi.
Saat ini, tim panitia seleksi nasional tengah berkomunikasi secara intensif dengan pihak pihak perguruan tinggi. Termasuk untuk menanyakan apakah pada Oktober nanti ada agenda lain atau tidak agar komputer yang dimiliki apakah bisa dipinjam atau tidak.
“Kalau memungkinkan kita pengen pakai itu aja tapi enggak cukup kita harus ekspansi kerjasama dengan perguruan negeri sekolah yang dikelola Kemendikbud dan Kemenag tapu enggak tahu pasti mereka punya agenda di Oktober ada apa atau ada apa,” jelasnya.
(Feby Novalius)