Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Adhi Karya Baru Terima Rp8 Triliun dari KAI untuk Proyek LRT Jabodebek

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 03 Oktober 2019 |16:56 WIB
Adhi Karya Baru Terima Rp8 Triliun dari KAI untuk Proyek LRT Jabodebek
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) menyebut baru menerima sekitar Rp8 triliun dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dana yang diterima tersebut merupakan uang yang dibayarkan oleh KAI kepada Adhi Karya untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata mengatakan, pembayaran yang dilakukan oleh PT KAI dilakukan secara bertahap. Pembayaran tersebut dibayarkan sesuai dengan progres konstruksi dari proyek LRT Jabodebek.

Baca Juga: Pembebasan Lahan di Bekasi Segera Rampung, LRT Jabodebek Full Operasi November 2021

"Sudah Rp 8 triliun koma sekian," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (10/3/2019).

Menurut Punjung, perseroan akan segera mengajukan tagihan lanjutan kepada PT KAI sebesar Rp1,2 triliun. Dengan demikian secara total, perseroan akan mendapatkan pendapatan dari proyek LRT tersebut sebesar Rp10 triliun.

LRT

Asal tahu saja, pembangunan LRT Jabodebek biaya investasi yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 22,8 triliun. Dari angka itu, sebesar 60% ditanggung oleh KAI, sebesar 30% ditanggung Adhi Karya, dan 10% dibiayai pemerintah.

"Ini yang sedang (diajukan) di KAI ‎ini Rp 1,4 (triliun), nett-nya Rp 1,2 triliun. Mudah-mudahan segera rilis," ucapnya.

Pundjung menjelaskan saat ini progres keseluruhan pengerjaan proyek tersebut mencapai 65,77%. Angka tersebut meliputi progres pembangunan di jalur dari Cawang - Cibubur, Cawang - Dukuh Atas, dan Cawang - Bekasi Timur.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement