nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi Awal Oktober 0,02%, BI: Harga-Harga Tetap Terkendali

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 14:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 04 20 2112852 inflasi-awal-oktober-0-02-bi-harga-harga-tetap-terkendali-I40W5dUTNN.jpg Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada Minggu pertama Oktober 2019 mencapai 0,02% secara bulanan (month to month/mtm). Sementara itu secara tahunan, BI memprediksi inflasi sekitar 3,13% secara year on year (yoy).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, hasil ini berdasarkan survei pemantauan harga yang dilakukan bank sentral selama minggu pertama bulan ini. Dengan capaian ini, maka dirinya menyebut angka inflasi masih sesuai dengan target tahunan yang sudah ditetapkan.

 Baca juga: Menko Darmin Pede Inflasi Terjaga hingga Akhir Tahun

"Berdasarkan survei pemantauan harga minggu satu Oktober diperkirakan harga harga tetap terkendali karena inflasinya 0,02% mtm dan yoy 3,13% lebih rendah dari yoy september 3,39%," ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

 Perry Warjiyo

Menurut Perry, faktor inflasi awal Oktober ini disumbang dari beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Misalnya adalah harga daging ayam yang mengalami kenaikan 0,13%.

 Baca juga: Deflasi September 0,27%, Sri Mulyani Yakin Target Inflasi 2019 Tercapai

Kemudian ada juga tomat sayur yang mengalami kenaikan 0,01%. Menurut Perry, kenaikan harga pada awal Oktober ini tidak terlalu signifikan dan jumlahnya pun relatif sedikit.

"Beberapa harga yang mengalami kenaikan relatif kecil yaitu daging ayam 0,03%, tomat sayur 0,01%," ucapnya.

 Baca juga: BPS Catat Deflasi 0,27%, BI: Inflasi 2019 Terjaga

Sementara itu lanjut Perry, masih ada beberapa komoditas juga yang mengalami deflasi pada awal Oktober ini. Misalnya pada harga cabai merah yang mengalami deflasi 0,07%.

Lalu ada juga bawang merah yang pada awal bulan ini masih mengalami deflasi sebesar 0,02%. Ada juga ayam ras yang ikut mengalami deflasi sebesar 0,03%.

"Sementara kita masih mencatat cabe masih deflasi. Cabe merah 0,07%, cabe rawit deflasi 0,03%, demikian bawang merah 0,02 ayam ras juga deflasi 0,03%," ucapnya.

Perry optimistis jika harga-harga akan tetap terkendali hingga akhir tahun nanti. Sehingga dirinya yakin pada akhir tahun nanti target inflasi 3,5% plus minus 1% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 bisa terkendali.

"Jadi yang pertama harga harga tetap terkendali sampai bulan Oktober insya Allah akhir tahun akan sesuai dengan perkirakan kita akan di bawah titik tengah sasaran 3,5%," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini