nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Diproyeksi Naik 30% Tahun Depan

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 10:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 320 2112769 harga-emas-diproyeksi-naik-30-tahun-depan-ybtrBMYGPl.jpg Emas (Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas diproyeksi akan menguat sampai 30% pada 2020. Alhasil, harga emas ditaksir bisa menyentuh level USD2.000 per ounce.

Sementara sekarang ini, harga emas di pasar spot masih berkisar di kisaran USD1.500 per ounce.

 Baca juga: Harga Emas Antam Kembali Naik ke Rp764.000/Gram

"Emas adalah alternatif investasi yang sangat baik, karena sangat aman. Investasi emas juga tidak membutuhkan biaya yang berarti jika dibandingkan dengan suku bunga yang terus bergerak negatif di simpanan Anda," kata presiden dan global strategist Independet Strategy, David Roche dilansir dari CNBC, Jumat (4/9/2019).

Emas

Menurutnya, kebijakan suku bunga bank sentral di seluruh dunia tidak akan membuat kondisi menjadi lebih baik. Dengan demikian, orang-orang akan mencari alternatif investasi.

Baca juga: AS Beri Tarif ke Eropa, Harga Emas Berjangka Terus Meroket

Menurutnya, harga emas akan menyentuh level USD1.600 sebelum tahun ini berakhir. Dan akan terus bergerak menguat hingga mencapai USD2.000 pada tahun depan.

Bank Sentral AS Federal Reserve telah memangkas tingkat suku bunga acuannya menjadi 1,75%-2% pada September 2019. Selain itu, bank sentral Eropa European Central Bank juga memangkas tingkat suku bunga ke level terendahnya -0,5%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini