JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kesadaran akan literasi dan membaca sangatlah penting. Namun, bagi orang yang tidak suka membaca, akan menjadi siksaan.
Dalam festival literasi Kementerian Keuangan, Sri Mulyani memberikan arti membaca bagi dirinya. "Kalau untuk orang seperti saya, membaca adalah oase," ujarnya mengutip akun instagramnya @Smindrawati, Jakarta, Minggu (6/10/2019).
Baca juga: Demo Buruh, Sri Mulyani Minta Dilakukan dengan Tertib dan Tidak Anarkis
Dirinya menceritakan, layaknya kisah Wakil Presiden pertama Moh. Hatta atau sering disapa Bung Hatta. Waktu dikucilkan di Digul, Bung Hatta membawa 16 koper isinya, namun bukan baju.

"Jelas bukan alat kosmetik tapi isinya adalah buku. Dengan membaca buku beliau dapat melihat dunia," ujarnya.
Baca juga: Sri Mulyani: Mau Jadi Teman Dekat Reza Rahardian? Jadi Menteri Keuangan
Oleh sebab itu, lanjut Menkeu, buku adalah jendela dunia. Di mana, dari membaca buku dapat melihat suatu kenikmatan memahami isi dan makna yang hendak diceritakan.
"Kita seperti tiba-tiba dibawa ke berbagai hal yang kita belum pernah rasakan sebelumnya, itulah yang disebut sebagai kekuatan literasi. Kekuatan yang dapat memunculkan berbagai hal di dalam pikiran dan perasaan kita serta akan melatih kita untuk bisa menjadi manusia yang punya peri kemanusiaan yang adil dan beradab," ujarnya.
Dirinya menambahkan, literasi bukan hanya sekedar membaca tetapi juga merupakan cerminan dari suatu proses berpikir. Mutu dari sebuah negara juga tergambarkan dari tingkat literasi dinegara tersebut.
Oleh karena itu, Sri Mulyani mengajak semua untuk lebih giat membaca buku karena dari membaca bisa membangun rasa toleransi bahkan memunculkan solidaritas. Ia juga berharap agar generasi muda yang sekarang diserbu berbagai informasi dapat lebih bijak lagi dalam memilih informasi dengan bijak dengan rajin membaca buku.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.