nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Air Merembes di Dinding Rumah Kamu? Ini Cara Perbaikinya!

Delia Citra, Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2019 16:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 06 470 2113488 ada-air-merembes-di-dinding-rumah-kamu-ini-cara-perbaikinya-DxzjHO3kef.jpg Dinding Bocor (Mediashower)

JAKARTA - Kebocoran di rumah sangatlah mengganggu kenyaman kita. Apalagi, jika kebocoran tersebut merembes di dinding.

Bahkan, yang buat kita semakin kesal jika sumber kebocoran tersebut tidak ditemukan. Pastinya, kamu harus mencari-cari terlebih dahulu sumbernya bila ingin memperbaiki kebocoran tersebut.

Jangan panik! Ada beberapa tahap yang bisa dilakukan agar kamu tidak pusing memperbaiki kebocoran. Melansir Thespruce, Jakarta, Minggu (6/10/2019), berikut paduan untuk membereskan kebocoran di tembok rumah.

 Baca juga;Pakai Peredam Panas di Rumah, Simak Manfaatnya

1. Identifikasi Kebocoran

 kebocoran

Kebocoran air biasanya terjadi karena lubang kecil dalam sistem pipa saluran air kamu. Kamu juga bisa menggunakan pengukur kelembaban untuk mengetahui apakah tingkat kelembaban di rumah kamu berada dalam parameter normal dan kamera inframerah untuk mencari kebocoran di balik dinding dan langit-langit.

Adapun tanda-tanda kebocoran, yaitu, dinding yang basah atau berubah warna, adanya aroma tidak sedap, berjamur dan pastinya ada genangan air di lantai sekitar dinding tersebut.

 Baca juga: 6 Langkah Mudah Bersihkan Rumah dengan Cuka

2. Sumber Potensial

Setelah mengetahui lokasi kebocorannya, sekarang yang harus dilakukan adalah mencari sumbernya. Berikut cara mencari sumber kebocoran tersebut.

- Interior Saluran Air

Untuk menentukan apakah kebocoran itu berasal dari pipa saluran air yang rusak, maka matikanlah semua keran dan peralatan lainnya yang menggunakan air di rumah kamu. Tunggu setidaknya tiga jam, dan periksa meteran air lagi. Jika jumlah air yang digunakan meningkat, itu pertanda baik bahwa kebocoran berasal dari pipa saluran air dalam ruangan.

 Baca juga: 10 Langkah Basmi Bau Daging Kambing di Rumah

- Periksa Bagian Luar Ruangan

Jika pipa saluran air di dalam ruangan tidak menjadi masalah, maka kamu harus pindahkan inspeksi ke luar. Periksa selokan yang tersumbat, downspouts (pipa untuk membawa air hujan), dan caulking yang terganggu, dan periksa flashing pada penetrasi eksterior seperti ventilasi, cerobong asap, jendela, dan pintu.

- Masalah eksterior bawah

Jika kebocoran kamu terjadi pada level yang paling rendah, kamu mungkin memiliki masalah eksterior di bawah. Penyebab umum dari jenis kebocoran ini adalah pipa sprinkler (alat penyiram) yang rusak, atau saluran air atau gradasi yang miring ke arah rumah.

3. Perbaiki Kebocoran

 

Jika kamu sudah mengetahui dari mana kebocoran itu berasal. Maka, sudah waktunya untuk kamu memperbaikinya.

- Interior Saluran Air

Jika kamu menemukan air kamu bocor di dalam dinding, maka kamu memiliki lebih sari satu perbaikan pipa saluran air dan mungkin waktunya untuk kamu memanggil orang yang mengerti hal ini. Mereka akan memotong dinding terbuka, menentukan lokasi kebocoran yang tepat, dan mengganti bagian yang rusak.

- Kebocoran Kelas Atas

Selokan dan downspouts tersumbat: Selokan dan downspouts harus dibersihkan dan bebas dari puing-puing satu atau dua kali setahun.

- Kebocoran Kelas Bawah

Kebocoran ini biasanya paling sulit untuk didiagnosis dan diperbaiki. adapun teknik perbaikannya adalah:

Sistem sprinkler (alat penyiram): Mengganti bagian pipa dalam sistem sprinkler kamu akan menyelesaikan masalah ini.

Downspouts (pipa air hujan): Air harus diarahkan jauh dari rumah dan fondasi. Sesuaikan downspouts seperlunya, atau beli ekstender untuk mengalirkan air ke area yang tepat.

Gradasi: Gradasi harus selalu miring jauh dari rumah. Memperbaiki gradasi tidak sesederhana menimbun tanah di dekat fondasi rumah. Kamu perlu jarak enam hingga delapan inci antara sisi kamu dan fondasi rumah kamu untuk mencegah kerusakan struktural.

Basement tahan air: Pada beberapa rumah, jalan masuk, dek, teras atau rumah tetangga mencegah pemasangan anti air pada satu atau lebih dinding eksterior. Dalam kasus ini, sistem dapat dipindahkan ke dalam dengan menggali parit, memasang saluran pembuangan lantai dan sistem pompa bah untuk mengalihkan air setelah masuk.

4. Pencegahan

Rumah membutuhkan perawatan rutin untuk mecegah kebocoran di masa depan. Hal ini memiliki manfaatan tambahan untuk membantu kamu menemukan masalah potensial sebelum terjadi.

Kamu harus bersihkan selokan dan pipa air hujan, uji pompa bah kamu, dan ganti sirap atap yang hilang. Selain perawatan rutinm kamu juga dapat gunakan pipa pex jika mmeungkinkan, tambahkan cadangan baterai ke pompa bah kamu, perhatikan pola drainase di sekitar rumah, lindungi pipa pada dinding luar, dan jaga tekanan air kamu antara 40-60 PSI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini