3. Dinilai Sudah Bagus
Menteri bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan untuk bulan-bulan seperti September ini memang biasanya inflasi rendah atau deflasi.
"Pada tahun lalu itu juga deflasi. Jadi, artinya bagus karena sebenarnya untuk pangan masih agak tinggi," ujar dia.
Sehingga, lanjut dia terjadi deflasi terutama pangan. "Hal tersebut yang membuat inflasi kita benar-benar ada di dalam range yang kita perkirakan," tutur dia.
Baca juga: BPS Catat Deflasi 0,27%, BI: Inflasi 2019 Terjaga
4. Inflasi Inti Alami Penurunan
inflasi inti melambat sehingga turut menopang terkendalinya inflasi IHK dalam sasarannya. Inflasi inti tercatat sebesar 0,29% (mtm), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,43% (mtm). Penurunan inflasi inti dipengaruhi melambatnya beberapa komoditas utama penyumbang inflasi inti seperti emas perhiasan, jasa pendidikan, dan tarif sewa rumah.
Baca juga: BPS: September 2019 Alami Deflasi Sebesar 0,27%
5. BI Jaga Stabilitas Harga
Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 3,32% (yoy), stabil dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,30% (yoy). Inflasi inti yang terkendali tidak terlepas dari ekspektasi inflasi yang baik seiring dengan konsistensi kebijakan Bank Indonesia menjaga stabilitas harga, permintaan agregat yang terkelola baik, nilai tukar yang bergerak sesuai dengan fundamentalnya, dan pengaruh harga global yang minimal.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.