nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPS: September 2019 Alami Deflasi Sebesar 0,27%

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 11:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 01 20 2111396 bps-september-2019-alami-deflasi-sebesar-0-27-aXZaBPAm1N.jpg Kepala BPS Suhariyanto (Okezone/Maghfira Nursyabila)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2019 terjadi deflasi sebesar 0,27% (month to month/mtm). IHK September dinilainya lebih terkendali dibandingkan bulan Agustus 2019 yang mencatat inflasi 0,12%.

Dengan demikian maka angka inflasi tahunan kalender Januari sampai September 2019 yakni 2,2%. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,39% (year on year/yoy).

 Baca juga: Harga Cabai Turun, September 2019 Diproyeksikan Deflasi 0,15%

"Melihat angka tahunan ini kita bisa simpulkan inflasi pada bulan September 2019 masih terkendali. Kita berharap inflasi berikutnya tetap terkendali,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Dari 82 Kota di Indonesia, lanjutnya, terdapat 70 kota alami deflasi. Sedangkan 12 kota masih mengalami inflasi.

 Baca juga: Menanti Indeks Harga Konsumen September 2019, Inflasi atau Deflasi?

“70 kota mengalami deflasi dan 12 kota mengalami inflasi,” ucapnya.

Adapun, lanjutnya, deflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,94% dan terendah di Surabaya sebesar 0,02%. Sebaliknya, inflasi tertinggi terjadi di Mehlabouh sebesar 0,91% dan terendah di Watampone sebesar 0,01%.

 BPS

Sebelumnya, Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, pada September 2019 terjadi deflasi sebesar 0,15% mtm. Deflasi itu utamanya bersumber dari deflasi kelompok volatile food, sedangkan inflasi inti melambat dan inflasi kelompok administered prices tercatat stabil.

 Baca juga: Ramalan BI: September 2019 Bakal Deflasi 0,19%

"Kelompok volatile food mencatat deflasi seiring berlanjutnya koreksi harga sebagian besar komoditas pangan," ujar dia kepada Okezone.

Dia menyebutkan, harga komoitas pangan yang cenderung turun yakni cabai merah sebesar 26,4%, beras 0,1%, daging ayam 4,0%, bawang merah 18,2%, telur ayam 3,7%, cabai rawit 14,0%, bawang putih 5,9%, daging sapi 0,3%, dan gula pasir 0,6%.

Sementara itu, inflasi inti melambat dari 0,43% mtm pada bulan Agustus 2019 menjadi 0,28% mtm, atau 3,30% yoy pada September 2018.

Berikut inflasi 2019:

Januari 2019: Inflasi 0,32%

Februari 2019: Deflasi 0,08%

Maret 2019: Inflasi 0,11%

April 2019: Inflasi 0,44%

Mei 2019: Inflasi 0,68%

Juni 2019: Inflasi 0,55%

Juli 2019: Inflasi 0,31%

Agustus 2019: Inflasi 0,12%

September 2019: Deflasi 0,29%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini