nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Cabai Turun, September 2019 Diproyeksikan Deflasi 0,15%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 10:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 01 20 2111343 harga-cabai-turun-ihk-september-2019-diproyeksikan-deflasi-0-15-UukoP6tPBK.jpg BPS Akan Umumkan Indeks Harga Konsumen. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2019 diproyeksi mengalami deflasi sebesar 0,15% secara bulanan (month to month/mtm). Berbalik dari bulan Agustus 2019 yang tercatat inflasi sebesar 0,12% mtm.

Adapun secara tahunan, inflasi bulan September diperkirakan mencapai 3,52% (year on year/yoy) dari bulan sebelumnya yang tercatat 3,49% yoy.

Baca Juga: Menanti Indeks Harga Konsumen September 2019, Inflasi atau Deflasi?

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, deflasi bulan September tersebut terutama bersumber dari deflasi kelompok volatile food, sedangkan inflasi inti melambat dan inflasi kelompok administered prices tercatat stabil.

BPS

"Kelompok volatile food mencatat deflasi seiring berlanjutnya koreksi harga sebagian besar komoditas pangan," ujar dia kepada Okezone, Selasa (1/10/2019).

Baca Juga: Ramalan BI: September 2019 Bakal Deflasi 0,19%

Dia menyebutkan, harga komoitas pangan yang cenderung turun yakni cabai merah sebesar 26,4%, beras 0,1%, daging ayam 4,0%, bawang merah 18,2%, telur ayam 3,7%, cabai rawit 14,0%, bawang putih 5,9%, daging sapi 0,3%, dan gula pasir 0,6%.

Sementara itu, inflasi inti melambat dari 0,43% mtm pada bulan Agustus 2019 menjadi 0,28% mtm, atau 3,30% yoy pada September 2018.

Menurut Josua, terkendalinya inflasi inti hingga September 2019 tidak lepas dari konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, termasuk dalam menjaga pergerakan nilai tukar.

"Tren stabilnya nilai tukar rupiah serta harga emas internasional yang juga cenderung stabil mendorong melandainya laju inflasi inti secara bulanan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini