Share

Anak Usaha Bumi Resources Didenda Rp20,6 Miliar akibat Telat Lapor Akuisisi

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 08 278 2114316 anak-usaha-bumi-resources-didenda-rp20-6-miliar-akibat-telat-lapor-akuisisi-IIssI15yyK.jpg Ilustrasi Sidang (Shutterstock)

JAKARTA - PT Citra Prima Sejati resmi diputuskan bersalah oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Hal ini terkait terlambatnya memberitahukan akuisisi saham PT Buana Minera Harvest yang mengakibatkan terjadinya perubahan pengendali.

Citra Prima Sejati yang merupakan anak usaha dari PT Bumi Resource Tbk (BUMI) dikenakan sanksi denda total Rp20,6 miliar karena terlambat melakukan notifikasi atas transaksi akuisisinya kepada KPPU.

 Baca juga: Moody's Pangkas Peringkat Utang Bumi Resources Jadi Negatif

Sanksi tersebut dibacakan Majelis KPPU atas dua perkara keterlambatan notifikasi yang meliputi akuisisi atas PT Buana Minera Harvest dan PT Mitra Bisnis Harvest. PT Citra Prima Sejati terhitung terlambat melakukan pemberitahuan lebih dari 5 tahun sejak Desember 2013.

 Sidang

KPPU memutuskan bahwa terlapor atas Dugaan Pelanggaran Pelanggaran Pasal 29 UU Nomor 5 Tahun 1999 Jo. Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2010. Pasalnya, perseroan tersebut terkena 2 perkara, yakni perkara Nomor 01/KPPU-M/2019 dan perkaran nomor 02/KPPU-M/2019.

 Baca juga: Bumi Resources Lunasi 20% Saham DPM ke Antam

Mengutip keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (8/10/2019), PT Citra Prima Sejati dikenakan hukum untuk membayar denda sebesar Rp10,33 miliar per perkara jadi total denda tersebut mencapai Rp10,33 miliar. Nantinya uang ini akan disetor ke Kas Negara Nominal uang tersebut harus dilunasi dalam kurun waktu 30 hari.

Pengambilalihan saham PT Buana Minera Harvest oleh PT Citra Prima Sejati, serta uraian komposisi kepemilikan saham badan usaha yang melakukan pengambilalihan dan komposisi kepemilikan saham badan usaha yang diambil alih, tidak menunjukkan hubungan afiliasi, sebagaimana Penjelasan Pasal 7 PP No. 57/2010.

 Baca juga: Bumi Resources Cicil Bayar Utang Rp2,55 Triliun

Nilai aset dan nilai penjualan PT Bumi Resources dan PT Buana Minera Harvest, serta nilai aset dan nilai penjualan gabungan keduanya telah memenuhi batasan nilai aset dan penjualan sebagaimana ketentuan Pasal 5 ayat (2) PP No. 57/2010.

Maka dari itu, pengambilalihan saham PT Buana Minera Harvest pada tanggal 28 November 2013 wajib diberitahukan kepada Komisi. Transaksi pengambilalihan saham perusahaan PT Buana Minera Harvest dituangkan dalam Akta Nomor 168 tanggal 28 November 2013 yang dibuat oleh Notaris di Jakarta Utara Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.

Setelah itu, telah diberitahukan dan/atau diterima pula oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (melalui Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum) pada tanggal 24 Desember 2013 dengan Nomor AHU-AH.01010-56086 sebagaimana dikuatkan dengan keterangan Saksi dari perwakilan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum HAM dalam persidangan.

Seharusnya, ketika saham PT Buana Minera Harvest yang secara yuridis telah diakuisisi oleh PT Citra Prima Sejati, mereka wajib menyampaikan pemberitahuan pengambilalihan saham kepada Komisi paling lambat pada tanggal 7 Februari 2014.

Sayangnya, PT Citra Prima Sejati baru menyampaikan pemberitahuan pengambilalihan saham PT Buana Minera Harvest kepada KPPU pada tanggal 26 April 2019. Oleh karena itu, PT Citra Prima Sejati telah terlambat melaksanakan kewajibannya melakukan pemberitahuan selama 1.220 hari (5 tahun 2 bulan 14 hari).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini