”Setuju,” responsnya terhadap tawaran saya yang juga mencakup kemungkinan kerja sama perdamaian di Timur Tengah yang seharusnya melibatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Jared akan mengutus Adam Boehler selaku CEO International Development Finance Corporation (IDFC) untuk bertemu saya dan Menkeu Ibu Sri Mulyani di Indonesia pada pertengahan bulan Oktober ini.
Kami akan membicarakan hal teknis mengenai pengalokasian sebagian dari dana investasi USD60 miliar yang dikelola IDFC untuk masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Soal Ibu Kota Baru, Menko Luhut: Kalau Tak Mau Pro Kontra ke Surga Aja
Jared juga setuju untuk membantu satu orang wakil dari Indonesia untuk dapat menjadi Wakil Presiden World Bank, atau di jabatan selevel Director yang dulu pernah disandang oleh Bu Sri Mulyani.
Ada satu kesamaan yang saya lihat sepanjang pertemuan dengan Amerika ataupun UEA. Yaitu adanya rasa hormat kepada Indonesia dan khususnya kepada Presiden Joko Widodo. Hal itu membuat pekerjaan saya menjadi jauh lebih mudah.

Sembari terus mengikuti perkembangan di Tanah Air selama perjalanan dinas, saya kadang-kadang merenung ketika melihat demonstrasi-demonstrasi yang berujung ricuh. Istilahnya kita seperti menembak kaki kita sendiri, padahal di luar sana orang lain begitu menaruh respek pada Republik ini.
Akhir kata saya mengajak semua teman-teman untuk saling menyebarkan kebaikan. Bicara tentang kepemimpinan Presiden Joko Widodo, saya melihat banyak sekali yang sudah Beliau berikan untuk Republik ini. Tentu ada kurang atau lebihnya di sana sini, karena Beliau bukan manusia yang sempurna."
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.