nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Disuntik Dana oleh Soft Bank, Ini Kata Bos Aruna

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 21:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 320 2114491 soal-disuntik-dana-oleh-soft-bank-ini-kata-bos-aruna-pT1YdRM9KG.jpg Startup (PCMag)

JAKARTA - Aruna, startup asal Indonesia disebut-sebut bakal mendapatkan suntikan dana dari Jepang melalui SofBank Grup. Namun, CEO Aruna Farid Naufal Alam mengakui, hingga saat ini rencana investasi itu belum juga terealisasi.

"Ini masih rumor pasar. Tapi kalau dari kami tidak memungkiri kalau sekarang banyak sektor perikanan yang mendapatkan investor. Kalau terkait terkait Aruna (mendapatkan) investor dari SoftBank belum ada pengumuman resmi," kata Farid saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

 Baca juga: SoftBank Suntik Dana Segar ke Startup Aruna

Sekedar informasi, Aruna merupakan startup yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan, yang dikembangkan oleh alumnus Telkom University Bandung, yakni Farid, Utari Octavianty, dan Indraka Fadhlillah.

 Startup

Farid menyatakan, selama beroperasi pendanaan aruna saat ini masih berasal dari para investor dalam negeri. Meski demikian, dia enggan membeberkan siapa saja investor tersebut yang sudah menyuntik dana ke Aruna.

 Baca juga: Menko Luhut Sebut SoftBank Bakal Suntik Startup Aruna

Dia menyatakan, saat ini Aruna memang sedang membuka pendanaan dari berbagai pihak, baik dari investor dalam negeri maupun asing.

"Sekarang Aruna memang sedang dalam proses fundraising. (Terkait investor yang akan masuk ke Aruna) mungkin perlu tunggu rilis kami, sebentar lagi akan kami umumkan. Selebihnya kami tidak bisa berkomentar," tegasnya.

Farid menambahkan, saat ini Aruna tengah fokus menjangkau lebih banyak lagi nelayan untuk dijadikan mitranya. Beroperasi sejak 2016, kini Aruna bermitra lebih dengan 3.300 nelayan di 17 Provinsi Indonesia.

Dia menyebut, pangsa pasar Aruna saat ini tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, juga China dan Amerika Serikat. Untuk memenuhi pangsa pasar itu, maka Aruna akan memperluas mitra nelayannya.

"Karena market kami tidak hanya lokal, tapi juga luar negeri. Jadi sekalinya kami buka, banyak permintaan dari luar yang masuk ke kami dan kami enggak bisa penuhi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Aruna bakal mendapatkan suntikan dana dari SoftBank. Hal ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan CEO SoftBank Masayoshi Son dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada akhir Juli lalu.

"Mereka (SoftBank), juga ingin masuk di Aruna. Kan janjiannya begitu, startup-startup baru," ujar Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini