nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Sheryl Sandberg, COO Facebook dengan Kekayaan USD1,7 Miliar

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 07:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 09 320 2114881 kisah-sheryl-sandberg-coo-facebook-dengan-kekayaan-usd1-7-miliar-riSDy7wNvO.png COO Facebook Sherly Sandberg. (Foto: Okezone.com/Business Insider)

JAKARTA - COO Facebook Sheryl Sandberg adalah salah satu wanita terkaya di dunia dengan kekayaan bersih yang dilaporkan sebesar USD1,7 miliar atau atau setara Rp24 triliun (kurs Rp14.169 per USD). Dalam hampir 10 tahun di Facebook, Sandberg telah tumbuh menjadi salah satu sosok paling dikenal di Silicon Valley.

Berikut perjalanan karier Sheryl Sandberg, yang tumbuh di Florida dan sekarang menjadi eksekutif di salah satu perusahaan paling berpengaruh di bidang teknologi tersebut, dilansir dari Business Insider, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga: Dari Pegawai Rendahan Kini Asmawi Jadi Bankir Kawakan, Apa Rahasianya?

Sheryl Sandberg lahir pada tahun 28 Agustus 1969, di Washington, DC. Ia memiliki dua adik, yang laki-laki yang bernama David dan yang perempuan bernama Michelle. Ayah Sandberg adalah dokter spesialis mata, dan ibunya mengajar bahasa Prancis di perguruan tinggi setempat.

Dia melanjutkan pendidikannya ke Harvard University dan mengambil jurusan ekonomi dan memulai sebuah organisasi di perguruan tinggi bernama Women in Economics and Government dan lulus dengan gelar sarjana pada tahun 1991. Setelah lulus, Sandberg bekerja di World Bank selama setahun, di mana ia melakukan perjalanan ke India untuk membantu mengendalikan penyebaran kusta. Dia kemudian kembali ke Harvard untuk mendapatkan gelar MBA, dan bekerja selama satu tahun di perusahaan konsultan global McKinsey & Company.

Sherly Sandberg

Pada usianya yang ke 24, Sandberg menikah dengan seorang pengusaha bernama Brian Kraff, tetapi mereka harus bercerai setelah setahun menjalankan rumah tangga tersebut. Pada tahun 1995, mentornya Summers bergabung dengan pemerintahan Presiden Bill Clinton. Sandberg mengikuti Summers untuk bekerja untuknya, dan akhirnya menjadi kepala staf ketika ia diangkat sebagai Sekretaris Keuangan pada tahun 1999.

Baca Juga: Kisah Youtuber Kontroversial, Kekayaannya Tembus Rp170 Miliar

Sandberg kemudian memutuskan untuk pindah ke Silicon Valley untuk bergabung dengan industri teknologi yang sedang booming. Saat itu, Google adalah perusahaan kecil dengan kurang dari 300 orang yang tidak mendapat untung. Sandberg bergabung dengan Google sebagai manajer umum unit bisnis pada tahun 2001 dan mengambil alih program iklan perusahaan, yang saat itu memiliki empat orang yang mengerjakannya.

Google tumbuh pesat selama masa Sandberg di sana, dan ia berperan penting dalam membuat kesepakatan dengan AOL untuk menjadikan Google sebagai mesin pencari dan akhirnya dia dipromosikan menjadi wakil presiden Google untuk penjualan dan operasi online global. Tetapi setelah hampir tujuh tahun di Google, Sandberg siap untuk tantangan baru. Schmidt, CEO Google pada saat itu, mengusulkan dia menjadi chief financial officer, tetapi dia menolaknya karena itu membautnya memiliki lebih banyak tanggung jawab.

Hingga akhirnya ia bertemu Mark Zuckerberg saat Facebook masih menjadi sesuatu yang relatif baru. Dia memperkenalkan dirinya ke Sandberg di pesta Natal pada 2007, dan mulai merayu dia untuk datang bekerja di Facebook. Setelah enam minggu pertemuan makan malam, Zuckerberg akhirnya menawarinya posisi sebagai chief operating officer Facebook. Zuckerberg mengatakan bahwa Sandberg menangani hal-hal yang tidak ia inginkan. "Ada orang yang benar-benar manajer yang baik, orang yang dapat mengelola organisasi besar," kata Zuckerberg.

Dia berpendapat bahwa Sandberg adalah orang yang sangat analitik dan fokus pada strategi sekaligus. Sampai tahun 2019, Sandberg masih tetap bertahan di Facebook. Saat ini ia diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar USD1,7 miliar dan merupakan salah satu orang paling kuat di Silicon Valley.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini