nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Si Beneng, Talas Jumbo Pandeglang Menembus Belanda

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 15:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 15 320 2117190 si-beneng-talas-jumbo-pandeglang-menembus-belanda-qZPhl3T17E.png Talas Pandeglang (Foto: Instagram Kementan)

JAKARTA - Pasti banyak yang masih asing dengan Talas Beneng. Menurut sejarah, Talas Beneng memiliki nama latin, yaitu Xantoshoma Undipers K.Koch dan mulai dikenal banyak orang sejak tahun 2008.

 Baca Juga: Mentan ke Milenial: Pertanian Kita Sudah Modern dan Canggih

Kemeneterian Pertanian RI menyatakan bahwa Talas Jumbo yang dibudidayakan di Kecamatan Karang Tanjung, Pndeglang, Majasari, Kardu Hojo, Mandalawangi, Saketi, Menes, Pulosari, Jiput, Carita, Cisata dan Cadasari ini telah menembus Belanda.

Asal tahu saja, Umbi batang yang dipanen berukuran panjang dan besar serta berada di atas permukaan tanah ini ternyata kaya akan manfaat.

 Baca Juga: Kembangkan Kualitas SDM Pertanian, Mentan Cerita Sosok Jack Ma

"Talas ini aman dikonsumsi penderita atau mereka yang berpotensi diabetes," ujar Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi seperti yang dikutip dalam Instagram resmi @KementerianPertanian, Senin (15/10/2019).

 Talas

Lalu, Kementerian Pertanian juga menjelaskan bahwa Talas Beneng yang di Ekspor ke Belanda dapat mencapai bobot volume hingga 16-20 ton/bulan.

Talas jumbo Pandeglang memiliki tinggi mencapai lebih dari 2 meter dan panjang yang siap dipanen bisa mencapai 1,2 -1,5 meter. Bobot umbi batang ini juga mencapai 35 kg-45 kg jika dipanen saat berumur 2 tahun.

Sebagai informasi, penanaman Talas ini tidak terpengaruh oleh curah hujan, biasanya petani di Banten bisa memanen saat umur Talas mencapai 6-8 bulan. Selain itu 3-4 ton/per bulan dari hasil olahan beneng dijual dalam bentuk tepung ke area Jabodetabek.

Talas

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini