Kelanjutan perencanaan yang sudah baik seperti rencana pembangunan-pembangunan megaproyek di sektor migas dan energi, menurut diaa, harus secara berpihak memakai produk-produk, kontraktor dan SDM dalam negeri.
"Sehingga akan ada efek integral utk pembangunan industri penunjang migas. Kuncinya, ajak dunia usaha bicara dan dengarkan masukan-masukan kami, sebelum mengambil keputusan," ungkap dia.
Walau begitu, dia menyatakan, Kadin Indonesia menyambut baik susunan kabinet yang dilantik hari ini. Khususnya tim kabinet bidang ekonomi, di mana peringkat daya saing Indonesia kian positif dari 45 ke 50.
(Feby Novalius)