Perusahaan Alkes asal Cianjur, Nuritek Pamer Produk Buatan Dalam Negeri

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 23 320 2120910 perusahaan-alkes-asal-cianjur-nuritek-pamer-produk-buatan-dalam-negeri-83bIHsLseu.jpg Nuritek (Foto: Okezone.com/Leony)

JAKARTA - Pameran peralatan kesehatan Indonesia Hospital Expo Kembali hadir di Jakarta. Bertempat di Jakarta Convention Center Indonesia, acara tahunan Indonesia Hospital Association (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) ini diikuti berbagai perusahaan penyedia peralatan rumah sakit.

Adapun di antaranya perusahaan yang ikut meramaikan event ini ialah CV Nuri Teknik (Nuritek). Perusahaan yang berbasis di Cianjur ini memproduksi dan menyediakan alat-alat kedokteran dan rumah sakit yang merupakan hasil karya dalam negeri.

 Baca Juga: Zaman Makin Modern, Inovasi Pelayanan Kesehatan di Tanah Air Perlu Ditingkatkan

Pimpinan CV Nuri Teknik (Nuritek) Indonesia Ahmad Syarifudin mengaku, hadirnya Nuritek dalam event Indonesia Hospital Expo ini turut mengedukasi dan mengenalkan kepada masyarakat terutama kepada komunitas kesehatan.

Sehingga, masyarakat dapat turut mengetahui informasi seputar pengembangan peralatan kesehatan, terutama produk-produk dalam negeri. Selain itu, lanjutnya, event ini dapat berfungsi sebagai titik pertemuan antara produsen dan konsumen.

Baca Juga: Bahan Baku yang Paling Dibutuhkan di Kedokteran Gigi Namun Masih Impor

Hingga saat ini, Ahmad mengaku bahwa industri peralatan kedokteran dan rumah sakit masih dikuasai oleh perusahaan asing. Meskipun, seiring berjalannya waktu pemerintah mulai memerhatikan produk-produk dalam negeri.

"Sampai saat ini, asing masih menguasai. Meskipun pemerintah juga sudah mulai memerhatikan produk dalam negeri, ya," kata Ahmad kepada Okezone, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

 Nuritek

Dia berharap dengan adanya pameran alat kedokteran dan rumah sakit ini, penguatan terhadap produk dalam negeri dapat semakin meningkat. Karena menurutnya, produk dalam negeri justru memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk buatan asing.

"Kalau kualitas kita bisa bersaing, bahkan produk dalam negeri lebih mudah dalam purna jualnya," ujar Ahmad.

Menurutnya, industri peralatan kedokteran dan rumah sakit dinilai sangat menjanjikan dan potensial bagi para produsen dalam negeri. Sejak tahun 1989, Ahmad mengaku memulai usahanya dengan bermodalkan uang Rp500.000. Namun kini dia bisa meraup omzet hingga Rp10 miliar setiap bulannya.

 Nuritek

Sayangnya, lanjut Ahmad, jumlah produsen alat-alat kedokteran dan rumah sakit dalam negeri masih terbilang sedikit. Peningkatan yang ada pun dinilai tak terlalu signifikan. Oleh karena itu, dirinya berharap kedepannya produk dalam negeri dapat lebih diperhatikan oleh pemerintah.

"Semoga kedepannya pemerintah dapat lebih memerhatikan produk-produk dalam negeri, khususnya di industri peralatan kedokteran dan rumah sakit ini," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini