Cara Bijak Mark Zuckerberg Latih Putrinya Bermain Gadget

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 24 320 2121230 cara-bijak-mark-zuckerberg-latih-putrinya-bermain-gadget-ZaaA3FQgQZ.jpg CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Okezone.com/ Reuters)

JAKARTA - CEO Facebook Mark Zuckerberg terbilang protective pada anak-anaknya. Dia mengajarkan anaknya untuk mengurangi menonton TV ataupun aktivitas yang menghabiskan waktu dengan menatap layar gadget.

"Saya biasanya tidak ingin anak-anak saya duduk di depan TV atau komputer untuk waktu yang lama," kata CEO Facebook Mark Zuckerberg seperti dilansir dari CNBC, Kamis (24/10/2019).

Baca Juga: Peluncuran Uang Digital Diminta Ditunda, Giliran Mark Zuckerberg Diminta Penjelasan

Sebagai gantinya, Zuckerberg mengizinkan istri dan putrinya menggunakan fitur video chat dalam Facebook.

"Saya membiarkan anak-anak saya menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang tua saya, sehingga mereka dapat tetap berhubungan dengan kakek-nenek atau tante-om mereka dengan mudah," ujarnya.

Mark

Menurut Zuckerberg, cara ini dinilai semata-mata untuk berinteraksi dengan manusia lain, Hal ini juga memiliki manfaat agar merasa lebih terhubung dan juga tentunya lebih sehat.

Baca Juga: Rekaman Suara Bocor, Mark Zuckerberg Berniat Serang TikTok?

American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa anak-anak usia 2 hingga 5 tahun diperbolehkan menggunakan layar terpa hanya satu jam sehari. Untuk anak-anak 18 hingga 24 bulan hanya menggunakan media digital untuk berinteraksi menggunakan video.

Sementara itu, sebuah studi baru dari Oxford Internet Institute di Oxford University menemukan bahwa penggunaan layar terpa sebenarnya bermanfaat untuk perkembangan anak-anak.

Sebuah penelitian juga menilai bahwa anak-anak yang terpapar dengan layar terpa optimal memiliki tingkat kesejahteraan sosial dan emosional yang lebih baik daripada anak-anak yang tidak diizinkan untuk menggunakan perangkat digital.

Dalam penelitian ini, para peneliti mengontrol data untuk variabel yang mempengaruhi keterlibatan digital, seperti usia dan jenis kelamin, ras dan etnis, stres, dukungan sosial dan kesehatan.

Jadi melarang anak-anak untuk menggunakan teknologi sama sekali, atau menerapkan batasan usia, bukanlah solusi terbaik bagi orang tua yang khawatir tentang penggunaan gadget bagi anak-anak mereka.

Penelitian ini juga menemukan bahwa anak-anak dapat menonton TV empat jam atau menggunakan perangkat elektronik selama lima jam sebelum mulai mempengaruhi perilaku mereka. Dibandingkan dengan jumlah rata-rata waktu yang digunakan anak-anak untuk menggunakan gadget mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini