Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Fakta Basuki 'Daendels' RI, Menteri yang Dapat Bonus dari Jokowi

Adhyasta Dirgantara , Jurnalis-Sabtu, 26 Oktober 2019 |06:18 WIB
9 Fakta Basuki 'Daendels' RI, Menteri yang Dapat Bonus dari Jokowi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)
A
A
A

3. Biasa makan di Sari Bundo

Ketika bertemu dengan Jokowi di Istana, Basuki mengaku bersyukur mendapatkan makan siang. Sebab dirinya tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli makan siang di luar.

“Jadi saya enggak perlu Sari Bundo. Biasanya saya mampir Sari Bundo sambil dengerin lagu,” ucap Basuki.

Tiba di Istana, Basuki Hadimuljono Angkat Tangan dan Tebar Senyuman

4. Tidak pernah bolos kuliah

Basuki melanjutkan pendidikan S2 hingga S3 nya di universitas Amerika Serikat hingga tahun 1992, yaitu Colorado State University. Di sana, Dia memfokuskan dirinya di jurusan Teknik Sipil. Selama 6 tahun kuliah di AS, Menteri Basuki mengaku tidak pernah membolos satu hari pun.

"Saya sekolah (pascasarjana) di Amerika enam tahun, tidak satu hari pun saya membolos. Waktu tidak akan kembali lagi,” aku Basuki.

5. Dapat panggilan 'Daendels'

Berbagai prestasi Basuki torehkan selama menjabat sebagai Menteri PUPR. Atas kinerjanya tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani memuji Basuki Hadimuljono. Dirinya menyebut Basuki sebagai Bapak Daendles Indonesia yang berhasil membangun beribu-ribu kilometer jalan tol.

Tiba di Istana, Basuki Hadimuljono Angkat Tangan dan Tebar Senyuman

"Pak Basuki menjadi Bapak Daendles Indonesia," ujarnya.

6. Langsung kerja pasca pelantikan

Basuki mengatakan bahwa, dirinya sudah langsung disuruh Presiden Jokowi untuk mengkoneksikan hasil-hasil pembangunan laut, tol, pelabuhan, bandara dengan kawasan ekonomi khusus dan pariwisata.

"Saya sudah ngobrol dengan lima kementerian. Pertama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN, Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Kepala BKPM dan Kementerian Perhubungan," kata Basuki di Jakarta.

Maka dari itu, pihaknya berharap Minggu depan bisa berkumpul kembali. Tujuannya untuk menyamakan persepsi guna menjalankan tugas-tugasnya.

"Jadi mudah-mudahan kalau enggak lusa atau minggu depan, Sabtu kami ke lapangan kumpul, brainstorming apa yang mau didahulukan," ungkap dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement