nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tugas Berat Menko Luhut, Kurangi Impor Energi hingga Pertebal Investasi

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 16:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 26 320 2122035 tugas-berat-menko-luhut-kurangi-impor-energi-hingga-pertebal-investasi-hzM9olvFy6.jpg Menko Luhut (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengikuti arahan dan perintah Presiden Jokowi yang kembali menempatkannya menjadi Menko. Untuk itu, dirinya menargetkan untuk dapat membantu memasukkan investasi sebanyak mungkin ke Indonesia.

Dana dari luar negeri tersebut diakuinya akan masuk ke bidang-bidang hilirisasi, penghematan energi. Tak hanya itu, pembangunan berbagai industri strategis seperti petrochemical, refinery (pengolahan/penyulingan/kilang), serta program B20-B30 juga akan dilakukan.

 Baca Juga: Jokowi Jadikan Komandan Investasi, Menko Luhut Bakal Bertemu Bos Softbank

Demikian seperti dilansir akun Facebook resmi Luhut Binsar Pandjaitan seperti dikutip Okezone, Jakarta, Sabtu (26/10/2019),

Sementara pengurangan impor di sektor energi serta efisiensi di semua lembaga-lembaga di bawah koordinasinya akan dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait.

 Baca Juga: BKPM di Bawah Menko Luhut, Investasi di RI Bisa Meningkat?

"Tentu akan dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait yang sekarang jumlahnya berkembang," tulis Luhut.

 Momentum Pelantikan Kabinet Indonesia Maju [2]

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi bukan berasal dari luar negeri, melainkan dari dalam negeri. Oleh karena itu, lanjutnya, penting untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin dan efisien.

Sementara itu, dia menjelaskan bahwa alasannya menambahkan investasi ke dalam portofolionya merupakan sebuah misteri. "Saya hanya bisa menjawabnya sebagai mystery of life," tulisnya.

Luhut mengaku selama diberi kesempatan oleh Presiden Jokowi untuk menangani investasi, dirinya telah bisa mengawinkan kemauan beberapa investor besar dunia dengan kebutuhan dan potensi negara.

 Momentum Pelantikan Kabinet Indonesia Maju [1]

Di tengah gejolak ekonomi dunia, dirinya mengaku masih bisa dipertemukan dengan investor yang memiliki kemampuan funding mencapai miliaran bahkan triliunan USD. Mereka berasal dari Abu Dhabi, China, Amerika, Singapura, dan bahkan perorangan seperti Masayoshi Son dengan SoftBank-nya.

Menurut Luhut, dekatnya hubungan para investor dengan Jokowi, dan kepercayaan mereka terhadap kepemimpinan di Indonesia saat ini memudahkan pekerjaan dirinya selaku eksekutor Presiden. Seperti saat dirinya baru-baru ini berkomunikasi dengan pendiri Softbank Masayoshi Son yang mengundangnya untuk makan bersama di rumah pribadi Son di Tokyo.

"Kesempatan seperti ini dapat memberikan 3 atau 4 jam untuk kami membicarakan skenario besar investasi di Indonesia," kata Luhut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini